KARIMUN, SIJORITIDAY.com – Sejalan dengan program pemerintah mewujudkan net zero emission pada 2060, pihak PT Timah mengintegrasikan program reklamasi.
Lima tahun terakhir, mulai 2017-2021 sudah menanam puluhan ribu mangrove. Sebagai upaya meminimalisasi dampak perubahan iklim.
Bagian Humas PT. Timah Tbk Ristanto menyampaikan, sebagai perusahaan pertambangan timah terus konsisten mendukung upaya pengurangan emisi melalaui penanaman mangrove dan pengelolaan lingkungan lainnya.
Secara simultan, pihak PT Timah Tbk menanam ribuan batang mangrove di wilayah operasional perusahaan yang dilakukan secara berkala.
“Sepanjang tahun 2017-2021, pihak PT Timah Tbk melalui Unit Produksi Kundur telah menanam mangrove 38.900 bibit mangrove dengan jenis bakau, prepat dan api-api “, terang Ristanto, Sabtu (23/4)
Sambungnya, puluhan ribu bibit mangrove di tanam di beberapa titik seperti di Pantai Batu Kucing Desa Gemuruh, Pantai Teluk Dalam Desa Kundur, Pantai Timun, Pantai Kundur, Pantai Mata Air, Pantai Padang Kundur, dan Pantai Seikumbang.
“Pihak PT Timah juga menanam ribuan batang mangrove di Pulau Bangka diantaranya di Kota Pangkalpinang dan di Kabuapaten Bangka Barat “, ujarnya.
Ristanto menyampaikan, perkembangan penanaman mangrove juga dinilai oleh Kementerian ESDM.
Beberapa waktu lalu Plt. Direktur Teknik dan Lingkungan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral dan Batu Bara Muhammad Wafid beserta tim meninjau penanaman mangrove yang dilakukan oleh PT Timah Tbk.
Muhammad Wafid menilai penanaman mangrove yang dilakukan oleh PT Timah sudah cukup berhasil dan bisa ditingkatkan lebih baik lagi karena ada beberapa lokasi yang pertumbuhan mangrovenya belum maksimal.
“Secara global sudah sangat baik, tapi ada beberapa yang perlu ditingkatkan lagi sehingga bisa semakin maksimal,” kata M. Wafid saat itu.
Ia juga mengatakan, kegiatan penanaman mangrove yang dilakukan pihak PT Timah Tbk juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Pihak perusahaan melibatkan masyarakat dalam kegiatan pembibitan, penanaman hingga perawatan mangrove.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karimun Rita menyebutkan, penanaman mangrove yang dilakukan pihak PT. Timah secara berkelanjutan ini akan memberikan dampak menjaga lingkungan masa depan.
“Memang manfaatnya tidak bisa langsung dirasakan saat ini, akan tetapi sepuluh atau dua puluh tahun yang akan datang anak cucu kita yang merasakan dampaknya,” ujarnya singkat.
Penulis : Sunar
Editor: Liza








































