
BINTAN,SIJORITODAY.com – – PT Bintan Resort Cakrawala (BRC) Lagoi bersama pihak Safari Lagoi, mahasiswa politeknik Bintan Cakrawala memperingati Hari Bumi Sedunia yang diperingati setiap 22 April dengan menanam 500 pohon di Tama Safari Lagoi, Sabtu (23/4).
Tema yang diusung tahun ini yaitu ‘Bintan Resorts Green Initiative Tree Planting Program’. Program ini dikoordinasikan PT. Bintan Resorts Cakrawala melalui Community Development Departement, Health Safety Environment Departement berkolaborasi dengan mahasiswa Politeknik Bintan Cakrawala.
Selain itu melibatkan pula komunitas Lagoi Sport Group (LSG). Komunitas LSG secara rutin melakukan aktivitas lari mereka setiap hari Sabtu dan menyelaraskan kegiatan ini dengan rutinitas mereka.
Direktur PT Safari Lagoi Tonny Budhi Hardjo menjelaskan jika pihaknya amat mendukung program mencintai bumi dan merawat serta menjaga kelestarian alam salah satunya dengan menanam pohon.
“Taman Safari Lagoi mendukungan karena konservasi dalam bentuk penanaman pohon ini sejalan dengan tujuan dari Taman Safari Lagoi dalam melakukan giat konservasi satwa langka seperti gajah, harimau, dan berbagai hewan lain yang dilindungi di Taman Safari Lagoi,” ucapnya.
Menurutnya, dengan menanam pohon dapat menbantu menjaga kelestarian lingkungan hidup dan menyelematkan bumi dari kerusakan. “Segala aksi kepedulian akan membawa perubahan besar di kemudian hari sebagai bentuk nyata dalam menyelamatkan bumi,” ujar Tonny.
Selain berdampak baik untuk lingkungan dan keberlangsungan hidup manusia, Tonny menambahkan, hal ini tentunya akan memberikan efek besar terhadap satwa-satwa liar.
“Perlu kesadaran untuk merubah kebiasaan-kebiasaan yang dapat menghancurkan keberlangsungan hidup baik manusia maupun satwa yang ada di bumi,” timpalnya.
Ditempat yang sama, GGM PT BRC Lagoi Abdul Wahab mengungkapkan bahwa kawasan Bintan Resorts saat ini berkomitmen penuh untuk menjadi kawasan pariwisata berbasis eco-tourism.
Dirinya mengajak kepada semua pihak untuk sama-sama menjaga lingkungan hidup karena tidak ada plan B. “Jika planet ini sudah rusak maka kita tidak bisa pindah ke planet lain karena hanya ada satu planet bumi,” ucapnya.
Hari Bumi yang diperingati secara internasional ini menjadi kampanye untuk
mengajak masyarakat peduli terhadap lingkungan hidup, baik dengan melakukan kegiatan penanaman pohon atau membersihkan lingkungan yang kotor.
“Mitigasi perubahan iklim sangat penting dilakukan semua pihak, karena hal ini telah menjadi kesepakatan global untuk mendorong segala aksi kepedulian akan lingkungan demi keberlanjutan kehidupan di bumi,” tutupnya. (oxy)





































