
TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Ketua Komisi II DPRD Kepulauan Riau, Wahyu Wahyudin meminta Gubernur Ansar Ahmad menambah armada kapal ferry MV Lintas Kepri.
Ia menyebut, jumlah armada Lintas Kepri masih jauh dari kata cukup, sejak digagas mantan Gubernur Kepri Muhammad Sani, jumlah kapal belum bertambah sama sekali, hanya 1 unit.
Keterbatasan armada pun menyebabkan mobilisasi masyarakat di pulau-pulau terluar menjadi terhambat.
Minimnya moda transportasi laut turut berdampak pada sulitnya meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan minimnya kunjungan wisatawan.
“Saya minta pak Gubernur menambah armada kapal Lintas Kepri, kita ini wilayah perairan, kapal menjadi moda transportasi utama,” katanya.
Wahyu optimis, dengan penambahan jumlah armada, kapal Lintas Kepri dapat melayani trayek Karimun, Batam, Tanjungpinang, Lingga, Anambas, dan Natuna setiap harinya.
Beberapa dari armada juga harus disiapkan untuk merintis trayek ke pulau-pulau kecil, termasuk trayek ke luar daerah seperti Jambi dan Kalimantan Barat.
Mobilisasi masyarakat dan kunjungan wisatawan akan meningkat, harga kebutuhan kian terjangkau, dan meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Saya juga mendorong agar kapal Lintas Kepri menjadi perintis antar daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Ansar Ahmad mengungkapkan, Pemprov Kepri belum berencana menambah armada kapal Lintas Kepri akibat minimnya anggaran.
Kendati demikian, ia akan mengevaluasi kinerja kapal Lintas Kepri dalam waktu 6 bulan ke depan, jika menguntungkan, ia akan membuka kemungkinan untuk membeli kapal baru di tahun berikutnya.
Bupati Bintan dua periode itu menambahkan, Lintas Kepri sudah menambah trayek baru ke Senayang, Kabupaten Lingga.
“Saya udah disposisi permintaan masyarakat terkait penambahan trayek, (soal penambahan unit) belum ada duit,” tambahnya.
Penulis: Helen
Editor: Nuel







































