TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – Dalam rangka persiapan Lebaran, pihak Karantina Pertanian Tanjungpinang melakukan operasi patuh karantina.
Memastikan setiap komoditas pertanian dan ternak yang dilalulintaskan telah memenuhi persyaratan karantina.
Sesuai UU No. 21 tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan.
Kepala Karantina Pertanian Tanjungpinang Raden Nurcahyo Nugroho mengatakan, pihaknya tidak menemukan pelanggaran dalam operasi tersebut.
“Tidak ada target khusus pada operasi patuh kali ini. Setiap komoditas pertanian yang dilalulintaskan pastikan telah memenuhi persyaratan karantina,”
Kamis (28/4/2022).
Seperti pemantauan dilakukan Tim WasDak Karantina Pertanian Tanjungpinang yang didampingi TNI/POLRI dan instansi terkait di Pelabuhan Tanjung Uban, Selasa, (26/4/2022) lalu.
Pihaknya akan terus berupaya untuk mendorong ketersediaan pangan kota Tanjungpinang tetap terpenuhi.
“Ketersediaan bahan pangan menjadi perhatian kita semua, sehingga kelancaran pasokan dari dua sisi pelabuhan harus dipastikan tidak ada hambatan,” tuturnya.
โKalo untuk mengecek kesegaran daging, masyarakat bisa melihat dari warnanya, sapi ini ada ratusan yang kita pasok ke Bintan dan Tanjungpinang,โ tambahnya.
Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, Badan Pertanian, Kementerian Pertanian, Bustanul Arifin Caya menyampaikan ketersediaan bahan pangan menjadi prioritas bagi masyarakat di Indonesia.
โTermasuk juga harganya baik di kota maupun kabupaten harus dalam kondisi kenaikan harga yang wajar, dikarenakan adanya permintaan yang banyak,โ ujarnya.
Ia mengimbau agar ketersediaan bahan pangan ini harus diimbangi dengan suplai. Terutama dalam memberikan rasa nyaman kepada masyarakat yang khususnya ada di Kepulauan Riau.
โKementan fokus mengawal ketersediaan pangan pokok di daerah dengan melibatkan secara aktif pasar tani, pasar mitra tani, dan toko tani Indonesia center yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia,โ tuturnya.
Penulis : Helen
Editor: Liza








































