TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagin) Kota Tanjungpinang memastikan ketersediaan stok daging sapi beku menjelang hari raya Idul Adha tahun 2022.
Kepala Disdagin Tanjungpinang, Riany mengatakan, stok daging beku saat ini sebanyak 5 ton dan cukup memenuhi kebutuhan Idul Adha.
Harga daging sapi beku Rp80 ribu per kilo lebih murah dari daging sapi segar yang mencapai Rp165 ribu per kilo.
“Kalau 1 bulan itu bisa habis 1 ton, kalau ada Imlek, Lebaran itu habis 2 ton, sedangkan sekarang stok masih 5 ton jadi aman,” katanya, Sabtu (2/7/2022).
Riany menjelaskan, akibat virus PMK, Pemko Tanjungpinang menghentikan sementara pasokan sapi potong dari luar daerah sehingga berimbas pada stok daging sapi segar.
Kendati demikian, ia mengajak masyarakat untuk beralih dari daging sapi segar ke daging sapi beku, selain lebih murah juga higienis.
“Kami sudah ke Bulog, sudah kami tanyakan kualitas nya itu dengan daging segar cuma beda tipis, higienis nya itu lebih terjamin karena berada pada suhu minus -20° celcius,” ujarnya.
Sebelumnya, menipisnya stok daging sapi segar ini dikeluhkan pedagang Pasar Bintan Center.
Amri, salah satu mengatakan, menghentikan penjualan menjelang hari raya Idul Adha tahun 2022.
Amri, salah satu pedagang mengatakan akan menghentikan penjualan daging sapi segar itu dikarenakan stok yang menipis. Stok saat ini hanya cukup untuk empat hari ke depan saja.
“Dipastikan pas Idul Adha kita udah nggak jual sapi segar, karena udah nggak ada stok nya lagi, mau bawa sapi dari luar kendalanya banyak, harga dan lain sebagainya juga pasti naik,” katanya, Jum’at (1/7/2022).
Menjelang Idul Adha, Amri akan beralih menjual daging sapi beku meskipun kurang diminati masyarakat.
“Kadang daging segar cepat habis, baru buka lapak udah langsung diburu, rata-rata pedagang bakso yang ambil,” ujarnya.
Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, setiap harinya Amri menyediakan sekitar 80 kilogram daging segar untuk dijual, sedangkan daging beku hanya 30 kilogram.
“80 kilogram daging segar langsung ludes dibeli, sampai siang paling yang beli daging beku sangat dikit,” tuturnya.
Penulis: Helen
Editor: Nuel







































