
BATAM,SIJORITODAY.com – Anggota Komisi IV DPRD Kepulauan Riau, Sirajudin Nur memberikan kuliah umum di Unrika Batam, Selasa (5/7/2022).
Di hadapan 200 mahasiswa Unrika Batam, Sirajudin menekankan pentingnya keunggulan individu, kreativitas, dan kemandirian bagi seorang mahasiswa.
Mahasiswa kata Sirajudin, memiliki peran penting dalam pembangunan daerah. Sebab itu, perlu berbaur dengan lingkungan yang mendukung kreativitas mahasiswa.
“Lingkungan yang dipenuhi dengan orang orang yang unggul, kreatif, mandiri akan berdampak pada kemajuan suatu lingkungan atau daerah,” katanya, Selasa (5/7/2022).
Menurut Sirajudin, generasi muda khususnya mahasiswa menghadapi tantangan yang tidak mudah di tengah persaingan global baik dari sisi teknlogi maupun ilmu pengetahuan.
Mahasiswa perlu berbenah dengan belajar keras dan memanfaatkan segala sumber daya yang ada untuk menggali ilmu baru dan melatih diri untuk berkreasi dan berinovasi.
Anggota DPRD Kepri 2 periode ini optimis, mahasiswa Unrika Batam akan mampu berdaya saing global jika terus berbenah dan mempersiapkan diri sejak dini.
“Saya optimis, generasi muda kita akan bisa unggul dan bersaing baik di tingkat nasional maupun global,” ucapnya.
Sirajudin menyarankan mahasiswa menjauhi kebiasaan buruk dan tidak produktif. Kebiasaan ini menyebabkan banyak generasi muda sulit berkembang, kurang berdaya saing dan tidak memiliki arah capaian hidup yang pada akhirnya hanya menjadi beban bagi lingkungan dan daerah.
Ia pun menekankan pentingnya menetapkan target pencapaian prestasi secara jelas dan pasti, agar sejak dini bisa mengarahkan semua energi dan tindakannya untuk mencapai tujuan.
“Bergaul lah dengan lingkungan yang baik, kalau adik-adik berada di lingkungan orang sukses, pasti ke depannya akan sukses juga,” tuturnya.
Sirajudin pun menceritakan perjuangannya ketika duduk dibangku kuliah dengan biaya yang pas pasan, namun tidak menyurutkan niatnya untuk terus belajar, menempa diri dengan keras untuk sukses dimasa depan.
Ia meminta agar mahasiswa Unrika Batam tidak menjadikan kemiskinan sebagai penghalang untuk meraih kesuksesan, justru harus digunakan sebagai motivasi meraih kesuksesan.
“Kita semua punya waktu yang sama, tapi bagaimana kita menggunakan waktu waktu tersebut, itulah yang akan membedakan antara mereka yang berjaya, unggul berbanding dengan mereka yang menyi-nyiakan waktunya,” pintanya. (*)
Editor: Nuel





































