
KARIMUN,SIJORITODAY.com – Anggota DPRD Kepri 2 periode, Sirajudin Nur menyempatkan diri menggelar temu dialog dengan perwakilan nelayan di Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun.
Temu dialog dilakukan Sirajudin Nur dalam kunjungan kerja di Karimun yang turut dihadiri Penyuluh Perikanan Kecamatan Moro, Zulkifli dan Tokoh Masyarakat setempat.
Kepada Sirajudin, nelayan mencurahkan keluhan yang selama ini dipendam mulai dari asuransi kesehatan, terbatasnya alat tangkap ikan, dan sulitnya akses beasiswa untuk anak nelayan.
Nelayan pun berharap, melalui Sirajudin Nur, persoalan nelayan ini bisa diuraikan secara bertahap di tahun mendatang.

“Masih banyak nelayan belum memiliki asuransi kesehatan, alat tangkap terbatas, dan minim sekali beasiswa untuk anak-anak kami pak,” keluhnya.
Menjawab keluhan nelayan itu, Sirajudin pun menyampaikan dukungannya untuk membantu nelayan Moro di APBD 2023.
Sirajudin meminta para nelayan berkordinasi dengan Penyuluh Perikanan setempat untuk kebutuhan administrasi pengajuan bantuan sesuai syarat pemerintah.
“InshaAllah akan saya usulkan di anggaran 2023 melalui DKP Kepri. Dan mohon nanti perwakilan nelayan berkordinasi dengan pak Zulkifli PPL Moro untuk dibantu tata cara pengajuan bantuan ke Pemprov Kepri,” ujarnya.
Di akhir pertemuan, Sirajudin berpesan agar semua nelayan yang ada di Kecamatan Moro membentuk Kelompok dan Koperasi agar bantuan mudah masuk ke nelayan.
Ia menjelaskan, program pemerintah saat ini difokuskan untuk memberdayakan nelayan berbasis kelompok.
“Karena pemberdayaan nelayan saat ini diarahkan pada pemberdayaan berbasis kelompok,” tambahnya.
Sementara itu, Gubernur Ansar Ahmad membenarkan jika asuransi kesehatan bagi nelayan menjadi program prioritas Pemprov Kepri ke depannya.
“Kita sekarang kejar (Jamsostek) yang nelayan,” ujarnya, Senin (1/8/2022).
(*)
Editor: Nuel








































