BATAM,SIJORITODAY.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam mencatat Indeks Harga Konsumen (IHK) mengalami inflasi 0,61 persen pada bulan Juli 2022.
Kendati demikian, Kepala BPS Kota Batam, Rahmad Iswanto menyebut bahwa sepanjang tahun 2022 inflasi mencapai 4,41 persen dan inflasi tahun ke tahun sebesar 6,15 persen.
Dengan kenyataan ini, Rahmad tidak menyangkal bahwa terjadi inflasi yang tinggi di kota Batam.
“Pertama yang bisa kita simpulkan, inflasi ini cukup tinggi,” katanya, Selasa (9/8/2022).
Rahmad juga mengatakan Kota Batam menduduki peringkat ke-8 inflansi terendah pada Juli 2022 dan Inflasi kumulatif peringkat ke-6 pada tahun 2022 se-Sumatera dari 24 kota IHK.
“Namun kita bandingkan di Sumatera, inflasi sebesar 0,61 persen di bulan Juli kita peringkat 8 dari 24 kota,” terangnya.
Rahmad melanjutkan bahwa semua Kabupaten/Kota mengalami inflasi tinggi sepanjang tahun 2022.
“Jika kita bandingkan juga dengan daerah lain, inflasi kita ga paling tinggi. Artinya semua daerah mengalami inflasi yang tinggi sepanjang 2022,” ujarnya.
Rahmad menjelaskan fluktuasi harga tahun 2022 yang terjadi akibat fenomena global yang mengancam laju inflasi.
Pertama, dampak pandemi Covid-19 mengakibatkan stagnansi produksi di dunia namun kebutuhan terus meningkat.
Kedua, Rahmad melanjutkan terjadi krisis keamanan di negara produsen yang mengalami konflik seperti Rusia dan Ukraina.
Selain itu, Rahmad juga menyebut bahwa minyak mentah dunia terus mengalami kenaikan.
“Jadi kita dunia memang mengalami krisis stabilitas harga, dan bagaimana mampu supaya kita menekan sekecil-kecilnya inflasi, itu yang penting,” kata Rahmad.
Penulis: Ravi
Editor: Nuel







































