Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad usai mengikuti upacara HUT ke-61 Gerakan Pramuka di Gedung Daerah Tanjungpinang, Senin (22/8/2022). F: sijoritoday.com/Ade

TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad tengah mempelajari rencana penambahan modal ke Perumda Tirta Kepri.

Ansar mengatakan, penambahan modal tidak dapat dilaksanakan secara terburu-buru dan perlu pertimbangan yang kuat.

“Kita masih proses awal, masih mempelajari regulasinya, kita pelajari regulasinya jangan sampai keliru,” katanya, Senin (22/8/222).

“Kalau mantap regulasinya, tidak merugikan kita, aturannya benar, segera kita jalankan itu supaya urusan air selesai,” sambungnya.

Ansar menerangkan, selain menambah modal, ia juga memiliki opsi lain untuk menyerahkan pengelolaan air bersih di Pulau Bintan ke investor.

Kini ia tengah menjajaki perusahaan dalam negeri yang berminat untuk mengelola air bersih.

“PMDN kita tapi mereka bekerja sama dengan China perusahaannya perusahaan Indonesia, ini lagi dibahas kita kan cari beberapa referensi seperti Batam, Medan, karena mereka akan investasi secara keseluruhan, mudah-mudahan bisa selesai persoalan PDAM,” terangnya.

Sebelumnya, Kepala Ombudsman Kepri, Lagat Siadari meminta agar Pemprov Kepri melakukan penambahan modal ke Perumda Tirta Kepri.

Lagat menyebut, perusahaan air minum itu tidak lagi menerima suntikan modal sejak tahun 2019 lalu.

โ€œTiap tahun mereka mengusulkan, bahkan DPRD sudah merespon, dalam Musrenbang terpental,โ€ sebutnya, Selasa, (16/8/202).

Daripada menyerahkannya ke investor, Lagat meminta agar pengelolaan air bersih sepenuhnya dikuasai oleh Pemda melalui Perumda Tirta Kepri.

โ€œTapi kan sayang, masa air di Tanjungpinang dikelola pemodal,โ€ tambahnya.

Penulis : Ade
Editor : Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here