
BINTAN,SIJORITODAY.com- – Sejumlah mahasiswa dari Universitas Brawijaya Malang melakukan kegiatan matching fund tahun 2022 di Kabupaten Bintan tepatnya di Desa Ekang Anculai Kecamatan Teluk Sebong.
Kegiatan dilaksanakan beberapa bulan dimulai sejak September hingga November lalu. Kegiatan tersebut merupakan program dari Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) RI.
“Dengan kegiatan ini terbangunlah sinergitas dan kolaborasi antar insan perguruan tinggi dengan pihak mitra,” ungkap Muhammad Fakhruddin Arrazi, belum lama ini.
Diterangkannya, program matching fund akan berfokus pada peningkatan sumber daya manusia (SDM) di desa wisata di Ekang Anculai. Dengan begitu, segala potensi desa yang ada bisa berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat.
Universitas Brawijaya Malang kata Arrazi bekerjama dengan pemerintah desa dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bintan dalam menjalankan program matching fund tahun 2022.
Dengan kegiatan ini diharapkan, bisa menciptakan SDM yang terampil dalam menyongsong perkembangan dunia pariwisata khususnya di Kabupaten Bintan.
“Dengan keahlian yang dimiliki, maka secara bersamaan kesejahteraan hidup masyarakat dapat meningkat,” ucapnya.
Kegiatan ini melibatkan mahasiswa dari lintas jurusan meliputi jurusan arsitektur, kelautan, pariwisata, perencanaan wilayah. (oxy)














































