
BINTAN,SIJORITODAY.com – Proses pencocokan dan penelitian (coklit) Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) yang dilakukan petugas pantarlih, sudah berlangsung dan akan berakhir pada 14 Maret 2023 mendatang.
Nantinya, kerja petugas pantarlih akan dicek oleh jajaran Bawaslu Bintan. Kurangnya SDM pengawasan dijajaran Bawaslu Bintan, langkah yang akan diambil dengan melakukan sampling TPS yang ada disetiap kelurahan/desa se-Bintan.
Koordinator Divisi Pengawasan, Hubungan Antar Lembaga dan Humas Bawaslu Bintan, Dumorantor Situmorang menjelaskan, pihaknya akan berkoordinasi dengan KPU Bintan terkait progres kerja petugas pantarlih yang sudah mencapai 75 persen.
“Nanti daerah mana yang sudah 75 persen, akan kita sampling melalui PKD (Pengawasan Kelurahan/Desa), mana yang tidak dicoklit akan kita data,” ungkapnya, Selasa (21/2) pagi.
Data tersebut akan dihimpun dan dituangkan menjadi rekomendasi untuk disampaikan ke KPU Bintan. Dumoranto mengatakan, PKD se-Bintan baru mulai melakukan cek sampling pada hari ini.
“Karena memang kita tidak menerima DP4, jadi cara yang bisa kita lakukan dengan melakukan cek sampling TPS mana yang sudah 75 persen proses coklitnya,” kata Dumorantor.
Bawaslu dan jajarannya kata dia, juga membuka posko pengaduan bagi warga Bintan yang tidak didatangi petugas pantarlih maupun belum masuk ke dalam daftar pemilih untuk pemilu 2024 mendatang.
“Silahkan datang ke Kantor Bawaslu atau kantor panwascam terdekat dengan membawa KTP dan KK, nanti kita akan rekomendasikan ke KPU,” timpalnya. (oxy)












































