Aktivitas jual beli komoditi cabai di Pasar Bintan Center, Kota Tanjungpinang. F:Immanuel Patar Mangaraja Aruan.

TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Harga komoditi cabai di Pasar Bintan Center, Kota Tanjungpinang mengalami kenaikan sejak sepekan terakhir.

Berdasarkan pantauan, harga cabai merah kini mencecah Rp66 ribu per kilo, melonjak naik dari harga normal Rp50 ribu per kilo.

Kenaikan juga terjadi pada komoditi cabai rawit Rp60 ribu per kilo naik dari sebelumnya Rp46 ribu per kilo dan cabai nano Rp68 ribu per kilo naik dari Rp58 ribu per kilo.

Salah satu pedagang cabai di Pasar Bintan Center, Januar mengatakan, kenaikan harga komoditi cabai disebabkan mahalnya ongkos transportasi.

Untuk mengantisipasi kebusukan, cabai terpaksa didatangkan dengan menggunakan pesawat.

Diketahui, komoditi cabai di Tanjungpinang sebagian besar didatangkan dari Pulau Jawa, Padang, dan Aceh.

“Kalau naik kapal laut, lama di perjalanan. Sampai di sini udah busuk,” katanya, Kamis (23/2/2023).

Selain ongkos, kenaikan harga cabai juga dipengaruhi faktor gagal panen di daerah penghasil.

Gagal panen menyebabkan tidak terpenuhinya pasokan sehingga mengerek kenaikan harga.

“Kenaikan tergantung daerah penghasil, kalau daerah penghasil nya nggak bisa panen, otomatis harganya naik,” ujarnya.

Kenaikan harga komoditi cabai pun dikeluhkan salah satu pembeli seperti Lindi yang meminta pemerintah segera campur tangan menurunkan harga cabai.

Menurutnya, harga komoditi cabai saat ini sangat mahal dan mempengaruhi pengeluaran rumah tangga.

“Harga cabai nya mahal, saya beli secukupnya aja. (Pemerintah) turunkan lah, kasihan rakyat,” pintanya.

Penulis: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here