
BINTAN,SIJORITODAY.com – – Keberangkatan kapal Roro KMP Bahtera Nusantara (BN) 01 dari pelabuhan ASDP Tanjunguban tujuan Matak-Serasan-Midai-Sintete, molor berangkat hingga 4 jam yang seharusnya berangkat jam 19.00 WIB, namun baru lepas tali pukul 23.00 WIB, Kamis (13/4) semalam.
Akibatnya, ratusan calon penumpang menumpuk diarea pelabuhan ASDP Roro Tanjunguban. Informasi yang dihimpun, lambatnya KMP BN 01 lepas tali dari pelabuhan ASDP Roro Tanjunguban dikarenakan banyaknya muatan kendaraan dan penumpang serta barang-barang penumpang.
Salah seorang penumpang tujuan Matak, Miswanto menyampaikan kekecewaannya terhadap pelayanan KMP BN 01. Menurutnya, para penumpang yang menunggu berjam-jam di kawasan pelabuhan banyak yang kesal. “Karena informasinya berangkat jam 7 (19.00 WIB), tapi baru berangkat jam 11 (23.00 WIB). 4 jam kami nunggu,” ungkapnya.
Dirinya mengaku sudah sejak siang hari menunggu diarea pelabuhan karena takut ramainya penumpang terutama saat memasuki musim mudik lebaran seperti sekarang ini. Miswanto pulang lebih awal karena ada urusan keluarga. “Kalau dekat waktu mudik, makin ramai nanti,” katanya.
Penumpang lain tujuan Midai menerangkan jika saat itu kondisi penumpukan calon penumpang dikawasan pelabuhan ASDP Roro Tanjunguban membuat warga kecewa. Apalagi, sampai menunggu berjam-jam untuk naik dan berangkat. “Ya 4 jam kita menumpuk disini, sesak sekali udaranya semua penuh dengan penumpang,” kata Andi.
Ia berangkat lebih awal karena KMP BN 01 baru akan kembali berlayar tujuan Midai selepas lebaran Idul Fitri 1444H. “Jadwalnya nanti terakhir 23 April 2023, ini terakhir untuk mudik,” terangnya.
GM PT. ASDP Cabang Batam, Marsadik melalui Supervisi Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Joko Pramono mengatakan, sekira 400 orang penumpang yang menaiki kapal Roro KMP BN 01 tujuan Matak. “Karena memang muatan ramai, seharusnya berangkat jam 8, tapi baru berangkat jam 11,” katanya.
Selain itu lanjutnya, ada kapal lain yakni KMP BN 03 tujuan Tambelan yang berangkat dengan jumlah penumpang 267 orang. “Kalau yang KMP BN 01, penumpang sekitar 400-an orang,” katanya lagi menambahkan. (oxy)






































