Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Kemenkumham RI, Min Usihen dalam wawancara doorstop di Gedung Daerah Tanjungpinang, Sabtu (18/6/2023). F:Sijoritoday.com/ Immanuel Patar Mangaraja Aruan

TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Sedikitnya 17 persen dari 150 ribu pelaku UMKM di Kepulauan Riau ditargetkan mendaftarkan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) ke DJKI Kemenkumham RI tahun ini.

Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual, Min Usihen mengatakan perlu kerja sama dengan pemerintah daerah untuk mempercepat pendaftaran HAKI UMKM.

“Kerja sama pemerintah daerah melalui instansi terkait mendorong UMKM mendaftarkan kekayaan intelektual,” katanya.

Usihen menuturkan, setakat ini, 20 persen dari 65 juta pelaku UMKM di Indonesia telah mendaftarkan HAKI nya.

Jumlah ini terus digenjot dengan melalui program sosialisasi dan edukasi kepada pelaku UMKM di seluruh Indonesia.

“Jumlah UMKM di Indonesia 65 juta dari data BPS, hanya 20 persen yang sudah mendaftar kekayaan intelektual nya. Tahun ini target kita peningkatan 17 persen,” tuturnya.

Usihen menerangkan, pendaftaran HAKI akan memberikan legalitas terhadap produk UMKM.

Selain itu akan ada nilai tambah produk karena sudah memiliki merek dengan ciri khas tersendiri.

“Kami menyarankan bagi produk-produk UMKM yang belum mendaftarkan mereknya untuk segera didaftarkan. Selain perlindungan kekayaan intelektual ada kekayaan ekonomi berupa nilai tambah,” terangnya.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DiskopUKM) Kepri, Agusnawarman saat menghadiri IP Tourism di Gedung Daerah Tanjungpinang, Sabtu (18/6/2023). F:Sijoritoday.com/ Immanuel Patar Mangaraja Aruan

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DiskopUKM) Kepri, Agusnawarman menyatakan kesiapannya mendorong seluruh pelaku UMKM mendaftarkan HAKI ke DJKI Kemenkumham.

Agusnawarman menjelaskan, pendaftaran HAKI sudah menjadi program unggulan Gubernur Ansar Ahmad dalam mengembangkan pelaku UMKM.

Ia mengungkapkan, tahun ini, DiskopUKM Kepri telah memfasilitasi pendaftaran merek bagi 50 pelaku UMKM dan sudah menerima cukup banyak usulan.

Bukan hanya HAKI, Pemprov Kepri juga mendorong sertifikasi halal dan penyaluran bantuan modal bunga nol persen bagi pelaku UMKM.

“Kita akan dorong seluruh pelaku UMKM segera mendaftar HAKI. Ini sudah menjadi program unggulan bapak Gubernur,” tambahnya.

Penulis: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here