Ketua LSM Forkot Natuna, WS (61) saat diamankan Polda Kepri di kediamannya, Kamis (20/7/2023) lalu. F:Sijoritoday.com/Evan

BATAM,SIJORITODAY.com – Polisi menangkap Ketua LSM Forkot Natuna yang juga Ketua KONI Natuna periode 2011-2013 berinisial WS (61) terkait dugaan korupsi dana hibah.

Dalam kasus ini, tersangka WS menyebabkan kerugian negara hingga Rp1,77 miliar.

Dirreskrimsus Polda Kepri, Kombes. Pol. Nasriadi mengatakan, tersangka diamankan di kediamannya di Natuna pada Kamis (20/7/2023) lalu.

“Tersangka telah dibawa menuju Mapolda Kepri pada hari yang sama,” katanya, Sabtu (22/7/2023).

Nasriadi menuturkan, selama proses penyidikan, penyidik telah memeriksa 42 orang saksi, termasuk 13 PNS Pemkab Natuna, 4 Pengurus LSM Forkot Natuna, dan 25 pihak terkait lainnya.

“Selain itu, 3 ahli juga diperiksa, yaitu Ahli Keuangan Daerah Kemendagri, Ahli Pidana, dan Ahli/Auditor BPKP,” tuturnya.

Nasriadi menambahkan, setakat ini, penyidik telah mengamankan barang bukti berupa dokumen laporan pertanggungjawaban penggunaan dana hibah LSM Forkot Natuna, surat keterangan terdaftar LSM Forkot Kabupaten Natuna tahun 2011, dokumen pencairan dana hibah, Naskah Perjanjian Hibah Daerah, serta rekening koran Bank Mandiri atas nama tersangka tahun 2012-2013 dan rekening koran Bank Mandiri atas nama Forum Kota Natuna tahun 2012-2013.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 2 Ayat (1) dan/atau Pasal 3 Jo Pasal 18 UU 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

“Pemeriksaan lebih lanjut terhadap tersangka akan dilakukan dan berkas perkara akan dilengkapi sesuai prosedur hukum yang berlaku,” pungkasnya.

Penulis: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here