Gubernur Riau Syamsuar memberikan kata sambutan pada pembukaan Rakor Ka. SMA/SMK/SLB se Provinsi Riau

PEKANBARU,SIJORITODAY.com – Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar resmi membuka rapat koordinasi (Rakor) kepala sekolah SMK/SMA, SLB, se Provinsi Riau tahun 2023,dengan tema penguatan kapasitas kepala sekolah guna peningkatan mutu satuan pendidikan, berlangsung di Hotel Furaya, Senin (31/7/2023).

Gubri Syamsuar dalam sambutannya menerangkan bahwa, sebagai kepala sekolah dan tenaga pendidik di satuan pendidikan, para kepala sekolah hendaklah mampu berinovasi, dan mampu meningkatkan kualitas dari satuan pendidikan tersebut sesuai dengan tingkatan sekolahnya.

“Banyak hal yang bisa dikerjakan, yang kalau dilaksanakan ada perubahan. Kalau sekarang bapak ibu ada yang baru menjabat sebagai kepala sekolah, bisa memikirkan apa yang dibuat (inovasi), inovasi yang dibuat harus meningkatkan kualitas dari satuan pendidikan tersebut,” jelas Syamsuar.

Gubri Syamsuar juga menjelaskan bahwa, salah satu indikator majunya sekolah dan satuan pendidikan adalah kualitas, baik itu sekolah swasta maupun negeri, dan masa kepemimpinan kepala sekolah harus ada perbaikan di sekolah di mana dia menjabat.

“Kalau kepala sekolah ingin berbuat, ingin bangga, kalau anak dari sekolah bapak ibu banyak yang berhasil. Setidaknya ada menjadi bagian amal ibadah yang dibuat untuk kebaikan. Pada akhirnya setelah bapak ibu pensiun itu, kalau muridnya berhasil ada kebanggaan,” harapnya.

Menurut Gubri, para guru yang ada di sekolah harus mampu meningkatkan kualitas SDM yang ada di sekolahnya sehingga mampu mengikuti kemajuan digitalisasi saat ini.

“Jadi maksud saya, tidak bisa lagi tidak peduli terhadap digitalisasi, kita harus terus meningkatkan kualitasnya SDM ini. Oleh karena itu saya berharap digitalisasi ini harus didukung,” jelasnya.

Disamping itu, Gubri juga meminta karakter budaya Melayu, adat istiadat, konsep pendidikan berkarakter kembali diajarkan di sekolah-sekolah di Riau, sehingga nantinya lulusan sekolah di Riau terutama SMK/SMA tersebut menjadi lulusan yang berkualitas, serta beriman.

“Konsep pendidikan karakter dan berakhlak harus diterapkan, bahaya narkoba, LGBT sedang mengancam generasi muda kita. Hal ini tolong dijaga, tolonglah ada rasa memiliki negeri ini, memiliki bangsa ini, mempersiapkan anak muda kita sebagai generasi emas,” pungkasnya.

(Adv/Superleni)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here