Kejari Karimun menetapkan dua tersangka korupsi pengelolaan dana hibah KONI Karimun. F:Sijoritoday.com/Sunar

KARIMUN,SIJORITODAY.com – Kejaksaan Negeri Karimun menetapkan dua orang menjadi tersangka korupsi pengelolaan dana hibah Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Karimun.

Kajari Karimun melalui Kasi Intel, Rezi Dharmawan mengatakan, dua orang tersangka itu berinisial R jabatan bendahara KONI dan M administrator bendahara.

“Penetapan kedua menjadi tersangka terkait kasus korupsi dana hibah KONI tahun 2022 Rp3,4 miliar dengan potensi kerugian negara Rp433 juta,” katanya Kamis (11/1/2024) malam.

Dikatakan Rezi, modus yang dilakukan kedua tersangka yakni membuat laporan pertanggung jawaban tidak sesuai dengan pelaksanaan.

Tersangka juga telah melakukan mark up anggaran pembayaran dari beberapa kegiatan KONI Karimun.

“Modus lainya, tersangka telah menggunakan rekening pribadi dalam kegiatan KONI yang bukan tupoksinya,” terangnya.

Diketahui, proses penyidikan terkait dana hibah KONI Karimun dimulai sejak September 2023.

Sebanyak 270 orang saksi telah dimintai keterangan, baik di internal KONI maupun pengurus cabang olah raga dan juga para atelit hingga OPD terkait di Pemkab Karimun.

“Barang bukti yang kita amankan dari tersangka sebanyak 120 item,” bebernya.

Rezi menambahkan, jaksa tidak menutup kemungkinan adanya tersangka baru dalam kasus korupsi dana hibah di tubuh KONI Karimun.

“Kedua tersangka kita jerat dengan Pasal 2 jo 3 jo 8 jo 18 junto 55 UU Tindak Pidana Korupsi,” pungkasnya.

Penulis: Sunar
Editor: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here