Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menyaksikan penandatanganan perjanjian kerja sama penyaluran kredit UMKM di Pondok Makan Sarbana, Kampung Bulang Laut, Kota Tanjungpinang, Rabu (24/1/2024). F:Sijoritoday.com/ Immanuel Patar Mangaraja Aruan

TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melaunching program kredit bunga nol persen bagi UMKM tahun 2024 di Pondok Makan Sarbana, Kampung Bulang Laut, Kota Tanjungpinang, Rabu (24/1/2024).

Launching itu ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama atau PKS atau Kadis KUKM Kepri, Riki Rionaldi dan Direktur Pembiayaan Bank Riau Kepri Syariah, Tengku Irawan dan disaksikan Gubernur Ansar Ahmad.

Riki mengatakan, launching tahun ini cukup unik karena dilaksanakan di Pondok Makan Sarbana yang termasuk dalam UMKM.

“Ini kredit untuk UMKM dan kita launching di tempat UMKM juga,” katanya.

Riki menuturkan, program kredit bunga nol persen ini sudah bisa diakses oleh masyarakat di Bank Riau Kepri Syariah mulai Kamis (25/1/2024) besok.

“Banyak masyarakat yang sudah minta dilayani, mulai besok sudah bisa diakses,” tuturnya.

Kepala Dinas KUKM Kepri, Riko Rionaldi menandatangani perjanjian kerja sama penyaluran kredit UMKM di Pondok Makan Sarbana, Kampung Bulang Laut, Kota Tanjungpinang, Rabu (24/1/2024). F:Sijoritoday.com/ Immanuel Patar Mangaraja Aruan

Riki menerangkan, program kredit bunga nol persen ini sangat diminati oleh pelaku usaha di Kepri.

Diketahui, sejak diluncurkan tahun 2021 lalu, sebanyak 1.108 pelaku UMKM telah memanfaatkan program ini.

Dari ribuan pelaku UMKM itu, hanya 12 nasabah yang macet dalam membayar cicilan, dan 56 nasabah melunasi kredit sebelum tenor berakhir.

“Alhamdulillah antusias masyarakat sangat tinggi, ini salah satu upaya kita mewujudkan UMKM naik kelas,” terangnya.

Riki menyampaikan, tahun ini plafond pinjaman naik 100 persen, dari sebelumnya Rp20 juta menjadi Rp40 juta.

Dinas KUKM Kepri menargetkan kredit sudah tersalurkan kepada 240 pelaku UMKM sebelum APBD-Perubahan 2024.

“Pak Gubernur menegaskan, kalau penyerapannya bagusnya anggarannya ditambah di APBD-Perubahan 2024,” ucapnya.

Riki pun mengajak seluruh pelaku UMKM di Kepri untuk berbondong-bondong memanfaatkan program kredit ini.

Ia meminta pelaku UMKM tidak khawatir soal bunga pinjaman karena sudah disubsidi oleh Pemprov Kepri.

“Silahkan datangi Bank Riau Kepri Syariah. Jangan khawatir, pelaku UMKM hanya bayar pokoknya saja karena bunganya sudah kita subsidi,” pungkasnya.

Penulis: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here