Hendri, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Kabupaten Natuna. F:Sijoritoday.com/istimewa

NATUNA,SIJORITODAY.com – Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Natuna, Hendri menyesalkan insiden pengusiran antar sesama nelayan Natuna yang baru-baru ini terjadi di wilayah perairan Kecamatan Subi.

Peristiwa tersebut terjadi saat sejumlah nelayan dari Pulau Ranai mencari gurita di perairan Subi dan mendapat penolakan dari nelayan setempat.

Menanggapi hal ini, Hendri menegaskan bahwa tidak ada aturan yang melarang nelayan Natuna untuk melaut di wilayah mana pun dalam satu kabupaten.

Yang disebut kearifan lokal itu bukan melarang orang melaut, tetapi lebih kepada pengaturan waktu tangkap atau ukuran hasil tangkapan yang diperbolehkan. Jadi tidak boleh ada tindakan pengusiran seperti itu,” tegas Hendri.

Ia berharap ke depan tidak lagi terjadi kejadian serupa, sebab laut merupakan sumber rezeki bersama yang dianugerahkan oleh Tuhan.

“Kalau laut diblok-blok seperti itu, kasihan desa-desa yang tidak memiliki laut. Gurita ini rezeki tahunan, hanya muncul sekali setahun. Bahkan bukan hanya nelayan, petani pun ikut mencari ketika musimnya tiba,” tambahnya.

Hendri juga mengimbau semua pihak untuk menjaga persaudaraan sesama nelayan dan mengutamakan musyawarah apabila terjadi perbedaan pendapat di lapangan.

“Mari kita jaga solidaritas dan persaudaraan antar nelayan Natuna. Laut adalah milik bersama, jangan sampai perbedaan wilayah membuat kita terpecah,” tutup Hendri.

Penulis: Evan
Editor: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here