Gubenur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad saat memimpin Rakor Lintas Sektoral Operasi Lilin Seligi 2025 digelar di Mapolda Kepri, Rabu (18/12/2025). F:Sijoritoday.com/Diskominfo Kepri

BATAM,SIJORITODAY.com – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad mengajak seluruh stakeholder hingga di Kabupaten/Kota untuk memastikan umat Kristiani dapat melaksanakan ibadah dengan aman dan nyaman.

“Kehadiran kita di lapangan menjadi bentuk nyata jaminan rasa aman bagi saudara-saudara kita yang merayakan Natal,” katanya di Kota Batam.

Dalam menghadapi perayaan Natal dan malam pergantian tahun, Ansar juga meminta dinas pariwisata bersama para pemangku kepentingan untuk melakukan pengawasan kegiatan perayaan.

Ia mengimbau agar perayaan Tahun Baru tidak dilakukan secara berlebihan, namun tetap berlangsung aman dan tertib.

Gubernur turut mengungkapkan lonjakan signifikan kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepulauan Riau menjelang akhir tahun.

Rata-rata kunjungan mencapai 170 ribu wisatawan per bulan, meningkat menjadi 200 ribu pada November, dan diperkirakan menembus 270 ribu kunjungan pada akhir Desember 2025.

Terkait kondisi cuaca, Ansar menyampaikan bahwa berdasarkan informasi BMKG, bibit siklon 93 dan 95 tidak berdampak langsung terhadap Kepri. Namun demikian, potensi ancaman lain seperti pasang rob dan angin kencang tetap perlu diantisipasi secara serius oleh seluruh pihak.

Ia juga meminta bupati dan wali kota untuk mencermati aktivitas transportasi laut, khususnya akses kapal dan penumpang.

Aspek keselamatan harus menjadi prioritas, termasuk pengecekan sarana umum dan kelengkapan alat keselamatan seperti life jacket, guna mencegah terjadinya kecelakaan laut.

Untuk penyeberangan roll on roll off (roro), Gubernur menekankan agar kebutuhan pokok tetap menjadi prioritas utama, sekaligus memastikan kelancaran mobilitas masyarakat selama periode Natal dan Tahun Baru.

“Akses logistik dan kebutuhan dasar masyarakat harus terjaga dengan baik,” tegasnya.

Ansar Ahmad memastikan stok sembako dalam kondisi aman.

Bulog menjamin pasokan beras mencukupi untuk beberapa bulan ke depan, termasuk 10 ribu ton beras premium dari distributor serta beras lokal dari Karawang dan Tegal.

Stok tersebut diperkirakan cukup hingga melewati Idulfitri, sekaligus mendorong masyarakat secara bertahap mengonsumsi beras SPHP.

Untuk kawasan pariwisata seperti Lagoi dan wilayah lainnya, Gubernur menjelaskan adanya keringanan dari Bea Cukai untuk kebutuhan sehari-hari.

Batam sebagai kawasan FTZ dan Bintan non-FTZ telah memperoleh izin impor, sehingga diharapkan distribusi kebutuhan pokok tetap stabil, termasuk untuk wilayah non-FTZ dan pulau-pulau di Kepulauan Riau.

Penulis: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here