Superleni, Wakil Sekretaris PWMOI Riau. F:Sijoritoday.com/Superleni

PEKANBARU,SIJORITODAY.com – Sudah hal lumrah bagi seorang wartawan untuk mendapatkan informasi yang benar dengan narasumber yang tepat untuk disampaikan kepada publik.

Kendati demikian, masih ada saja pejabat yang takut untuk dikonfirmasi, salah satunya pejabat di lingkungan Dinas Perhubungan Riau.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) Riau, Rio Kasairy pun menyoroti hal itu.

Melalui Wakil Sekretaris PWMOI Riau, Superleni Superleni, ia mengaku terkejut dan heran pejabat Dishub Riau tidak ada di tempat.

“Kami heran pejabat Dishub Riau mulai dari Kadis, Sekretaris, hingga Kabid tidak ada di tempat. Dalam hal ini Kabid Lalin yang menjadi tujuan kita ke sana,” katanya, Jum’at (23/1/2026).

Superleni menjelaskan, pihaknya tengah mengkonfirmasi salah satu pekerjaan atau kegiatannya sebelum dipublikasikan, agar berita yang dipublikasikan berimbang.

“Konfirmasi merupakan langkah wartawan atau media untuk mendapatkan informasi dari nara sumber, terkait kebenaran suatu permasalahan, sehingga berita yang dipublikasikan berimbang dan dapat dipertanggungjawabkan kebenaran dari informasi tersebut,” ujarnya.

Pihaknya telah menghubungi Kepala Dinasnya, serta datang langsung ke kantor Dinas Perhubungan untuk mendapatkan informasi langsung ke Kabid yang dituju.

“Mengingat Kabid tersebut masih baru, serta sekalian ingin bersilaturahmi dan ini sudah dua hari kita lakukan untuk mendapatkan kebenaran informasi tersebut,” tambah Superleni

Kemarin (Rabu, 21/1/26) siang, pihaknya ke Dishub Riau untuk melakukan konfirmasi, dan sekaligus bersilaturahmi dengan mengisi buku tamu di bagian pelayanan tamu.

“Ketika kita menanyakan Kabid yang dituju, ada tamu diruangan dan kita disuruh menunggu,” beber Superleni.

Hampir satu jam menunggu, keluarlah staf Kabid Lalin menanyakan maksud dan tujuan kunjungan dan disuruh menunggu juga, karena ada tamu.

“Tapi selang 5 menit sesudah itu, staf keluar dan bilang Kabidnya tidak ada ditempat,” ujar Superleni.

Kemudian pada Kamis (22/1/2026), pihaknya kembali berkunjung ke Dishub Riau.

“Kami kembali ke sana lagi untuk konfirmasi dan bersilaturahmi serta mengisi buku tamu, juga tidak ada pejabat yang bisa dijumpai, mulai dari Kadis, Sekretaris, Kabid yang dituju hingga Kasubag Umumnya,” ucap Superleni lagi.

Melihat kejadian ini, pihaknya merasa heran dan aneh melihat pelayanan di Dishub Provinsi Riau yang pejabatnya tidak ada di tempat.

“Dan ini, secara tidak langsung tentu menghambat kinerja jurnalis dalam menyampaikan informasi yang tidak berimbang dan yang menjadi objek dalam pemberitaan menyalah wartawan tidak profesional dalam bekerja,” ujar Superleni lagi.

Penulis: Evan
Editor: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here