TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Ade Angga menjadi satu-satunya bakal calon yang menyerahkan berkas pendaftaran calon Ketua DPD Golkar Kepri periode 2025-2030.
Ade Angga bakal ditetapkan menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kepulauan Riau periode 2025-2030 pada Musda ke-V Partai Golkar Kepri di Hotel Aston Tanjungpinang, Selasa (21/4/2026) besok.
“Alhamdulillah pendaftaran bakal calon Ketua DPD I Partai Golkar Kepri sudah ditutup. Dan hanya saya saja yang maju sebagai calon,” sebut Ade Angga saat memberikan keterangan pers di Pelantar 1 Tanjungpinang, Senin (20/4/2026) malam.
Ade Angga menyampaikan, dalam proses pendaftaran dan verifikasi yang telah dilalui Senin (20/4/2026) siang tadi, berkasnya dinyatakan memenuhi syarat.
Saat pendaftaran calon ketua, Ade Angga mendapatkan dukungan 30 persen dari pemilih pemegang hak suara Musda ke-V DPD I Partai Golkar Kepri.
“Tidak ada nama lain yang maju dalam kontestasi pemilihan ketua Golkar Kepri kali ini,” ujarnya.
Kondisi ini tentu menjadi sinyal kuat bahwa dukungan dari seluruh jajaran kader, pengurus, hingga simpatisan di wilayah Kepri terpusat kepada Ade Angga.
Status calon tunggal, menunjukkan tingginya kepercayaan dan kesepakatan di internal partai untuk mengusung pemimpin yang sama guna mempersatukan dan memajukan Golkar di Kepri.
Dengan adanya satu kandidat calon ketua ini, pelaksanaan Musda V Partai Golkar Kepri diprediksi akan berjalan lancar, kondusif, dan penuh kekeluargaan. Tanpa adanya perbedaan kubu atau pertarungan yang memecah belah.
“Kita tinggal menunggu proses penetapan resmi melalui mekanisme musyawarah dan mufakat dalam agenda Musda V yang akan digelar, Selasa (21/4/2026) besok pagi di Tanjungpinang,” ucapnya.
Ada beberapa misi yang akan menjadi fokus Ade Angga setelah menjabat Ketua DPD Partai Golkar Kepri nanti.
“Pertama itu, konsolidasi. Kita masih punya tugas untuk melakukan musyawarah dari tingkat desa atau kelurahan, kecamatan hingga provinsi,” ujar Ade Angga.
Kemudian, lanjutnya, pengurus akan menyusun dapil-dapil yang harapkan kompetitif. Seluruh dapil di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), akan di isi oleh caleg yang kompetitif.
Langkah ini dilakukan agar lebih maksimal lagi dalam hal perolehan suara saat Pileg 2029 mendatang.
“Kita punya target untuk mempertahankan dan menambah kursi DPRD di beberapa wilayah di Kepri,” harapnya.
“Untuk setakat ini, kita sudah melakukan konsolidasi kepada seluruh pemilik suara. Mudah-mudahan semuanya berjalan dengan baik dan lancar,” imbuhnya. ***
Editor: Nuel








































