
ANAMBAS,SIJORITODAY.com — Pencarian terhadap KM Samudera Jaya yang sempat kehilangan kontak dalam perjalanan dari Kabupaten Kepulauan Anambas menuju Batam akhirnya membuahkan hasil.
Empat anak buah kapal (ABK) tersebut ditemukan dalam kondisi selamat di perairan Kuantan, Malaysia.
Keempat ABK merupakan awak KM Samudera Jaya, kapal nelayan yang sebelumnya berangkat dari Air Sena, Kabupaten Kepulauan Anambas, menuju Batam pada Sabtu (1/8/2026).
Dalam perjalanan, kapal tersebut dilaporkan hilang kontak sehingga menimbulkan kekhawatiran di tengah keluarga ABK dan masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas.
Upaya pencarian kemudian dilakukan secara bersama-sama oleh tim gabungan, melibatkan unsur TNI/Polri, Basarnas, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), dinas terkait serta masyarakat yang turut membantu melakukan pencarian.
Kepala Desa Kuala Maras, Kecamatan Jemaja Timur, Hendrika, menyampaikan rasa syukur setelah keempat ABK KM Samudera Jaya akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat oleh sebuah kapal nelayan berbendera Malaysia.
“Alhamdulillah, akhirnya usaha dan doa kita semua, keluarga dan masyarakat Anambas, dikabulkan oleh Allah SWT. Empat ABK KM Samudera Jaya telah ditemukan di laut Kuantan, Malaysia, dalam keadaan selamat oleh kapal nelayan berbendera Malaysia,” ujar Hendrika, Sabtu (8/8/2026).
Hendrika juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam proses pencarian KM Samudera Jaya.
Menurutnya, kerja sama antara tim SAR TNI/Polri, Basarnas, dinas terkait, HNSI serta masyarakat Anambas sangat membantu dalam upaya menemukan keberadaan keempat ABK tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada tim SAR TNI/Polri, Basarnas, dinas terkait, HNSI dan seluruh masyarakat Anambas yang telah ikut serta dalam pencarian KM Samudera Jaya. Peristiwa ini sempat membuat resah masyarakat Anambas, khususnya keluarga para ABK,” katanya.
Sementara itu, HNSI Kabupaten Kepulauan Anambas saat ini masih terus melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk Dinas Perikanan Provinsi Kepulauan Riau, untuk mempercepat proses pemulangan keempat ABK dari Malaysia ke Indonesia.
Hendrika berharap proses administrasi dan koordinasi dapat segera diselesaikan sehingga keempat ABK bisa kembali ke Kabupaten Kepulauan Anambas dan berkumpul bersama keluarga masing-masing.
“Selama ini kita semua merasa khawatir. Namun, kekhawatiran tersebut akhirnya berubah menjadi kebahagiaan bagi keluarga dan masyarakat Anambas. Meskipun saat ini keempat ABK masih berada di Malaysia, proses pengurusan sedang dilakukan agar mereka segera dapat kembali ke Anambas, Indonesia, dan berkumpul dengan keluarga masing-masing,” tambah Hendrika.
Dengan ditemukannya keempat ABK dalam kondisi selamat, pencarian terhadap KM Samudera Jaya yang sebelumnya menjadi perhatian masyarakat Anambas tersebut dinyatakan selesai. Saat ini, perhatian diarahkan pada proses pemulangan para ABK ke tanah air.
Penulis: Alex
Editor: Nuel





































