Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Kolong, Kabupaten Karimun. F:Sijoritoday.com/Sunar

KARIMUN,SIJORITODAY.com – Pelabuhan Kolong berperan sentral mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Karimun.

Salah satu pengurus pelabuhan, Samsul Bahari mengatakan, pelabuhan itu menjadi pintu masuknya Sembako asal Kota Batam ke Karimun.

Selain itu, kegiatan bongkar muat di pelabuhan itu juga membawa dampak ekonomi bagi buruh dan supir truk.

“Jelas dengan adanya aktivitas bongkar muat ini dapat menjadi mata pencaharian bagi para buruh dan sopir,” katanya.

Diakui Samsul terkait bongkar muatan barang berupa daging, ia membantah kapal yang diurusnya membawa ratusan kilogram daging asal Batam.

“Tidak ada kapal kita bermuatan sampai ratusan kilogram daging asal Batam, silahkan dicek kita wellcome baik itu kepada LSM maupun wartawan,” tegasnya.

Ia pun telah memberikan klarifikasi kepada salah satu media di Karimun yang memuat tulisan pemberitaan kapal yang diurusnya membawa ratusan kilogram daging asal Batam.

“Kita sudah berikan klarifikasi kepada media bersangkutan,” ucapnya.

Diakui Sam, ada barang daging yang dibawa gunakan jasa kapalnya, itu pun jumlahnya terbatas untuk kebutuhan MBG.

“Ada bawa daging untuk kebutuhaan MBG itu itupun orang pesan dan jumlahnya terbatas, tidak sampai berlebihan ratusan kilogram jumlahnya,” jelasnya.

Terpisah, Halomon Sidabutar selaku supir lori mengatakan, aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Kolong dapat menambah peningkatan ekonomi bagi keluarganya.

“Aktivitas bongkar muat ini menjadi kegiatan rutinitas kami dan para pekerja buruh untuk menambah perkonomian keluarga,” katanya.

Ia pun berharap, kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Kolong tetap lancar seperti biasanya.

“Kapal-kapal barang yang melakukan aktivitas bongkar muat biasa dijadikan penghasilan bagi para supir lori, buruh dan juga warga kampung setempat,” imbuhnya.

Penulis: Sunar

Editor: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here