ANAMBAS, SIJORITODAY.com – Kondisi Jembatan Loka yang berada di Kelurahan Letung, Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, semakin memprihatinkan dan dikeluhkan warga.
Pantauan di lokasi, Selasa (19/5/2026), lantai jembatan berbahan besi bertulang terlihat keropos hingga menimbulkan sejumlah lubang yang membahayakan pengguna jalan.
Tak hanya itu, pagar pembatas di sisi kiri jembatan juga tampak rusak parah dan sebagian sudah hancur tanpa pengaman.
Untuk mengantisipasi kecelakaan, warga hanya memasang batang kayu yang diikat kain merah sebagai penanda di bagian jembatan yang berlubang.
“Kalau tidak ditandai seperti itu, pengguna jalan bisa terjebak masuk ke lubang jembatan, terutama malam hari karena penerangan di sekitar lokasi sangat minim,” ujar Ewal, salah seorang warga.
Menurut warga, kondisi kerusakan jembatan tersebut sudah berlangsung cukup lama dan hingga kini belum mendapat perhatian serius dari pemerintah setempat.
Jembatan yang diperkirakan memiliki panjang sekitar 200 meter dengan lebar kurang lebih 4 meter itu menggunakan rangka besi dan tiang beton.
Warga menyebutkan, Jembatan Loka dibangun sekitar tahun 2008 saat wilayah Kepulauan Anambas masih bergabung dengan Kabupaten Natuna.
“Kalau tidak salah dibangun tahun 2008, masih zaman Natuna. Namun sampai sekarang belum pernah mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas,” ungkapnya.
Kerusakan jembatan diduga terjadi akibat usia bangunan yang sudah tua dan tidak lagi mampu menahan beban kendaraan lori bertonase besar yang melintas.
Akibatnya, bagian lantai jembatan mengalami anjlok dan berlubang seiring kondisi besi penyangga yang sudah keropos.
Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan agar kerusakan tidak semakin parah dan arus lalu lintas kendaraan tetap aman serta lancar.
Perbaikan diharapkan dapat dilakukan melalui anggaran perawatan rutin maupun kebijakan lain yang sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku.
Penulis: Alex
Editor: Nuel







































