Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Wahyu Wahyudin saat mengunjungi SMKN 10 Batam, Senin (5/8/2024) kemarin. F:Sijoritoday.com/Sunar

BATAM,SIJORITODAY.com – Anggota DPRD Kepulauan Riau dua periode, Wahyu Wahyudin mendukung upaya Pemprov Kepri dalam pemerataan guru di sekolah.

Wahyu mengatakan, saat ini ketersediaan guru di sekolah masih belum sanggup memenuhi kebutuhan.

“Saya mendorong agar segera terealisasi, mengingat jumlah guru yang ada saat ini sangat kurang,” katanya, Rabu (6/5/2026).

Selain guru, Wahyu juga meminta Pemprov Kepri untuk melakukan pemerataan pegawai di yang bertugas layanan publik.

“Terbaru pak Gubernur memindahkan ratusan pegawai RSUD Raja Ahmad Thabib. Saya mendorong agar dicek lagi setiap OPD, UPTD, hingga Satker. Bagi instansi yang gemuk, pegawainya bisa dipindahkan ke yang kekurangan pegawai,” pintanya.

Sebelumnya, Gubernur Ansar Ahmad menyampaikan bahwa Pemprov Kepri akan membuka penerimaan CPNS untuk memenuhi kuota guru di Kepri.

“Masih ada kekurangan guru. Makanya akan kita kaji dulu untuk penambahan guru,” kata Ansar, Senin (4/5/2026).

Menurutnya, kekurangan guru telah dianalisis di masing-masing sekolah. Hal itu disebabkan bertambahnya jumlah satuan pendidikan baru setiap tahun.

“Setiap tahun ada penambahan sekolah baru yang jumlahnya cukup banyak. Makanya kita analisis berapa kekurangannya,” ujarnya

Meski begitu, langkah rekrutmen akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah dan akan dikoordinasikan dengan pemerintah pusat, termasuk Kemenpan RB.

“Kita akan ke Kemenpan untuk melihat kemungkinan membuka lagi tes penerimaan guru. Tapi ini menyangkut kekuatan anggaran kita, jadi akan dibahas terlebih dahulu,” ucapnya.

Ia berharap, jika proses berjalan lancar, rekrutmen guru bisa dilakukan dalam waktu dekat guna menambah kebutuhan guru yang masih kekurangan.

“Kalau memungkinkan kita minta tahun ini, mungkin akhir tahun, sehingga tahun depan mereka sudah bisa mulai bertugas,” pungkasnya.

Kepala Disdik Kepri, Andi Agung menjelaskan, pihaknya masih menghitung kebutuhan guru baru untuk pemenuhan guru di beberapa sekolah.

Menurutnya, adanya kekurangan ini disebabkan adanya beberapa sekolah baru yang akan di bangun di Kepri pada tahun 2026 dan 2027.

“Rencana ada 10 sekolah baru, sehingga ini membutuhkan tambahan guru. Belum lagi masih ada sekolah yang masih membutuhkan beberapa guru,” katanya, Selasa (5/5/2026).

Ia menambahkan, sekolah yang saat ini memiliki kekurangan, nantinya akan diambil dari beberapa guru dari sekolah yang memiliki kuota guru berlebih.

“Ada beberapa sekolah di Batam yang gurunya berlebih, nanti kita coba sesuaikan,” ujarnya.

Meski begitu, dirinya belum dapat memastikan kapan rencana penambahan guru dengan jalur PNS tersebut terealisasi.

“Kalau untuk penambahan itu, masih harus kita hitung, baru kita sampaikan ke Gubernur,” tuturnya.

Penulis: Alex
Editor: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here