
BINTAN,SIJORITODAY.com – PT Japfa Comfeed Indonesia kembali meluncurkan program Japfa for Kids yang kini menyasar 8 sekolah di Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan.
Sasarannya, anak-anak kekurangan gizi dan gizi buruk. Program ini fokus melakukan pencegahan dan perbaikan gizi kepada anak-anak sekolah dasar. Program yang sudah dijalankan beberapa tahun terakhir ini, kembali dilaksanakan untuk membantu upaya pemerintah dalam menanggulangi stunting.
Rachmat Indrajaya selaku Corporate Affairs Director PT Japfa Comfeed Indonesia menjelaskan, program Japfa for Kids ini ada dua target yakni penurunan malnutrisi serta pembiasaan prilaku hidup sehat sebagai upaya pencegahan.
“Kita akan bekerjasama dengan puskesmas juga untuk melakukan screning anak-anak yang kekurangan gizi dan gizi buruk untuk dilibatkan dalam program ini,” ungkapnya, Kamis (21/5).
Setelah itu sambung dia, melalui unit Japfa Comfeed Indonesia yang ada di Kabupaten Bintan yakni PT Indojaya Agrinusa akan menyalurkan telur ayam sebagai sumber protein hewani kepada penerima manfaat. Tak sampai disitu, penerima manfaat akan dimonitor secara rutin untuk mengawasi tumbuh kembang anak-anak yang menerima manfaat program tersebut.
“Secara rutin nanti kita cek berat badan dan tinggi badannya setiap bulan, untuk mengetahui pertumbuhannya. Kita akan dibantu pihak sekolah dan puskesmas,” timpalnya.
Selain mendistribusikan telur ayam untuk dikonsumsi kepada anak-anak penerima manfaat, program Japfa for Kids juga mengedepanan upaya pencegahan dengan pembiasaan prilaku hidup sehat.
Ia menerangkan, 8 sekolah binaan tersebut setiap pekan akan rutin melakukan pembiasaan prilaku hidup sehat mulai dari senam yang dinamai 4 pilar gizi seimbang. “Nanti senam dengan treatmet musik yang mengajak anak-anak berprilaku hidup sehat, habis senam kita edukasi cuci tangan dan pemeriksaan kuku baru memakan bekal yang dibawanya,” terangnya.
Hal ini dilakukan lantaran, ada beberapa kasus yang anaknya berkecukupan gizi namun sering kali dianggap kekurangan gizi karena masalah cacingan. Untuk itu, pembiasaan prilaku hidup sehat sebagai langkah penting untuk pencegahan.
Sebagai informasi, program Japfa for Kids saat ini masih fokus mensosialisasikan program kepada guru dan kepala sekolah yang nantinya akan melakukan langsung program Japfa for Kids. Japfa sendiri berharap peran sekolah, puskesmas dan orang tua agar program ini bisa berjalan optimal.
“Orang tua lah yang berperan penting mensuksesan program ini, termasuk pihak sekolah dan puskesmas. Kami (Japfa) tidak bisa berjalan sendiri,” harapnya. (oxy)







































