
KARIMUN,SIJORITODAY.com – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Karimun berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang aman dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya perempuan.
Komitmen itu ditegaskan langsung Ketua TP-PKK Kabupaten Karimun, Siti Rojiah Iskandarsyah di Aula Cempaka Putih Kantor Bupati Karimun, Senin (5/10/2026).
Kegiatan penyuluhan yang dihadiri langsung Ketua TP-PKK sebagai narasumber disambut antusias para peserta yang merupakan perwakilan dari berbagai persatuan dan organisasi perempuan se-Kabupaten Karimun.
Siti Rojiah menekankan bahwa pemahaman masyarakat mengenai kekerasan harus diperluas.
Kekerasan bukan hanya sebatas tindakan yang menimbulkan luka fisik seperti memukul atau menampar, melainkan mencakup setiap perbuatan yang memicu penderitaan secara psikis, seksual, ekonomi, hingga ranah digital.
“Masyarakat harus peka bahwa ancaman, pengekangan pergaulan, hingga penyebaran data pribadi tanpa izin di media sosial juga merupakan bentuk kekerasan yang merampas kebebasan dan rasa aman perempuan,” terangnya.
Persoalan yang membuat perempuan sering berada di posisi rentan, Siti Rojiah menjelaskan, kerentanan bukan lahir dari kelemahan bawaan, melainkan akibat ketimpangan relasi kuasa, ketergantungan ekonomi, dan konstruksi norma sosial yang keliru.
Seringkali, korban memilih diam karena takut pada stigma masyarakat yang justru menyalahkan mereka atau karena menganggap kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sebagai aib yang harus ditutupi.
Sebagai langkah solusi dan antisipasi, ia pun mendorong setiap individu untuk berani membangun batasan yang tegas serta mengenali tanda tanda hubungan yang tidak sehat.
Ia juga menyerukan pentingnya membangun sistem dukungan yang kuat dari keluarga, teman, hingga lingkungan sekitar.
“Jika terjadi kekerasan, utamakan keselamatan korban. Jangan ragu untuk melapor dan mencari bantuan ke lembaga profesional. Ingat, pencegahan kekerasan terhadap perempuan bukan hanya tugas perempuan itu sendiri, melainkan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Melalui penyuluhan ini, TP-PKK Karimun berharap sinergi dengan berbagai persatuan perempuan dapat semakin kuat guna menumbuhkan kesadaran kolektif, menghapus segala bentuk diskriminasi, serta memberikan ruang perlindungan yang nyata bagi perempuan.
Penulis: Sunar
Editor: Nuel







































