Pertandingan kesebelasan Desa Landak melawan Desa Impul dalam Piala Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau pada Senin (19/10/2026). F: Sijoritoday.com/Alex ‎

‎ANAMBAS,SIJORITODAY.com – Kesebelasan Desa Landak harus mengakui keunggulan Kesebelasan Desa Impul dalam pertandingan sepak bola Piala Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri).

Setelah pertandingan berlangsung sengit, Dengan skor waktu Normal 0-0, Landak akhirnya kalah melalui drama adu penalti dengan skor akhir 5-6 pada Senin (19/10/2026).
‎
‎Meski belum berhasil meraih kemenangan, perjuangan para pemain Landak mendapat apresiasi dari Kepala Desa Landak, Amirullah.

Ia menilai seluruh pemain telah menunjukkan semangat juang, kekompakan, dan sportivitas yang baik dalam membawa nama desa di ajang turnamen tersebut.
‎
‎Amirullah mengatakan, kekalahan dalam pertandingan merupakan hal yang biasa dalam dunia olahraga.

Menurutnya, hasil akhir bukan satu-satunya ukuran keberhasilan, karena semangat dan kerja keras para pemain juga patut dihargai.
‎
‎“Menang dan kalah adalah hal biasa dalam pertandingan. Yang terpenting, para pemain sudah berjuang maksimal dan mampu menjaga kekompakan. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim yang telah membawa nama Desa Landak dengan penuh semangat dan sportivitas,” ujar Amirullah saat diwawancarai, Senin (19/10/2026).
‎
‎Ia mengakui keunggulan Kesebelasan Impul yang berhasil mengakhiri pertandingan dengan kemenangan melalui adu penalti.

Amirullah juga mengajak seluruh pemain menjadikan hasil tersebut sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan dan meningkatkan persiapan menghadapi pertandingan berikutnya.
‎
‎Menurutnya, kekompakan tim dan semangat pantang menyerah harus tetap dipertahankan.

Ia berharap pengalaman dalam turnamen ini dapat menjadi motivasi bagi para pemain Landak untuk terus berkembang dan meraih hasil yang lebih baik pada kesempatan mendatang.
‎
‎Pertandingan tersebut juga menghadirkan suasana kebersamaan antardesa. Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, tampak bergandengan tangan bersama Kepala Desa Impul dan Kepala Desa Landak.

Momen itu menjadi gambaran semangat persaudaraan yang tetap terjaga di tengah persaingan di lapangan.
‎
‎Amirullah berharap, turnamen Piala Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan atlet sepak bola serta sarana mempererat silaturahmi masyarakat di Kabupaten Kepulauan Anambas.
‎
‎Baginya, nilai penting dalam sebuah pertandingan tidak hanya terletak pada kemenangan, tetapi juga pada kemampuan setiap tim menjaga kehormatan, menjunjung tinggi sportivitas, dan memperkuat persaudaraan setelah pertandingan berakhir.
‎
‎Penulis: Alex
‎Editor: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here