
ANAMBAS,SIJORITODAY.com – Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penanaman Nilai-Nilai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, resmi ditutup pada Sabtu (7/11/2026).
Penutupan kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Jemaja tersebut dilakukan langsung oleh Camat Jemaja, Mudahir setelah para peserta mengikuti rangkaian pembekalan selama tiga hari, mulai 4 hingga 6 November 2026.
Kegiatan ini diikuti sebanyak 26 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang bertugas di lingkungan Kantor Kecamatan Jemaja.
Mudahir mengatakan, sebelum menerima materi pembekalan, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti tes awal (pre-test). Tes tersebut bertujuan untuk mengukur sejauh mana pemahaman dan pengetahuan peserta terhadap nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK.
Menurutnya, kegiatan bimtek tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan aparatur, khususnya bagi PPPK, agar mampu memahami dan menerapkan nilai-nilai dasar ASN dalam menjalankan tugas serta tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.
Selama pelaksanaan kegiatan, peserta mendapatkan enam materi utama yang dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun organisasi pemerintahan yang profesional dan berintegritas.
Keenam materi tersebut meliputi penanaman visi dan misi Kabupaten Kepulauan Anambas, etika organisasi, komunikasi efektif, pola pikir (mindset), pembangunan kerja sama tim (team building), serta tata upacara sipil.
Mudahair menjelaskan, kegiatan tersebut telah direncanakan sejak dua bulan sebelumnya. Gagasan pelaksanaannya berangkat dari keinginan untuk meningkatkan kualitas sumber daya aparatur sekaligus memperkuat pembinaan internal di lingkungan Kantor Kecamatan Jemaja.
”Materi ini sebelumnya sudah kami rembukkan bersama para pejabat di lingkungan kantor kecamatan. Dari hasil pembahasan tersebut, kami menetapkan enam materi yang dianggap menjadi pondasi penting dalam sebuah organisasi. Materi ini perlu diketahui dan dipahami oleh seluruh ASN, terutama rekan-rekan PPPK,” ungkap Mudahir.
Selama mengikuti bimtek, para peserta juga mendapatkan penilaian langsung dari panitia dan narasumber. Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah kriteria, di antaranya sikap, keaktifan selama kegiatan, serta tingkat penguasaan terhadap materi yang diberikan.
Menariknya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang pembekalan bagi peserta, tetapi juga menunjukkan kekompakan dan semangat kerja sama seluruh aparatur sipil negara (PNS) di lingkungan Kantor Kecamatan Jemaja.
Dengan keterbatasan jumlah personel, seluruh panitia yang terdiri dari Camat, Sekretaris Kecamatan, para kepala seksi, kepala subbagian hingga pelaksana, bahu-membahu menyukseskan kegiatan tersebut.
Masing-masing personel mengambil peran, mulai dari menyiapkan perlengkapan, mengatur kebutuhan kegiatan, menyediakan konsumsi hingga menjadi narasumber.
Bahkan, menjelang penutupan kegiatan, panitia masih disibukkan dengan penyelesaian administrasi peserta dan persiapan sertifikat. Sebagian panitia harus bekerja hingga larut malam demi memastikan seluruh sertifikat dapat diserahkan kepada peserta pada hari penutupan.
Pada hari terakhir, peserta kembali mengikuti tes akhir (post-test) untuk mengukur peningkatan pemahaman setelah menerima seluruh materi pembekalan selama kegiatan berlangsung.
Berdasarkan hasil penilaian dan pemeringkatan yang dilakukan panitia, ditetapkan empat peserta terbaik, yakni Putri Riandi, Dewi Sartika, Sigit Cahyadi, dan Zalifah.
Salah seorang peserta terbaik, Putri Riandi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Camat Jemaja, seluruh panitia, serta narasumber yang telah memberikan kesempatan dan menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Ia mengaku mendapatkan banyak manfaat dan pengalaman berharga selama mengikuti pembekalan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan istimewa untuk memahami lebih dalam tanggung jawab dan nilai-nilai yang harus dimiliki seorang ASN.
Dengan penuh haru, Putri menyebut kegiatan tersebut layaknya sebuah “mini LPJ” yang memberikan ruang refleksi, pembelajaran, sekaligus penguatan komitmen dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara.
Ia juga mengungkapkan rasa syukur karena dapat menjadi bagian dari kegiatan yang dinilainya memberikan dampak positif bagi pengembangan karakter dan profesionalisme ASN.
Prosesi penutupan ditandai dengan pelepasan tanda peserta oleh Camat Jemaja sebagai simbol berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan bimtek.
Dalam sambutannya, Mudahir berharap pembekalan yang telah diberikan tidak hanya berhenti sebagai pengetahuan, tetapi benar-benar diterapkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari oleh seluruh PPPK di lingkungan Kantor Kecamatan Jemaja.
Ia menegaskan, integritas harus menjadi landasan utama bagi setiap ASN dalam melaksanakan tugas. Kejujuran dan kedisiplinan merupakan dua hal mendasar yang tidak boleh diabaikan dalam menjalankan roda organisasi pemerintahan.
”Setelah mengikuti kegiatan ini, saya berharap ada perubahan sikap dan perilaku pada diri masing-masing PPPK. Tanamkan nilai-nilai integritas sebagai ASN. Kata kunci dalam menjalankan tugas sebagai ASN adalah kejujuran dan disiplin. Tanpa kedua hal tersebut, roda organisasi tidak akan dapat berjalan dengan baik untuk mencapai tujuan yang diharapkan,” tegas Mudahir.
Ia juga berharap seluruh peserta mampu menjadi aparatur yang memiliki etos kerja, tanggung jawab, komunikasi yang baik, serta mampu membangun kekompakan dalam lingkungan kerja.
Rangkaian kegiatan penutupan kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama dan makan bersama seluruh peserta, panitia, serta jajaran Kantor Kecamatan Jemaja sebagai bentuk kebersamaan setelah sukses melaksanakan kegiatan tersebut.
Penulis: Alex
Editor: Nuel








































