
TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Kasus Covid-19 di Kota Tanjungpinang terus terjadi peningkatan. Jumlah pasien terkonfirmasi hingga Sabtu (05/02/2022) mencapai 47 orang.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang, Elfiani Sandri pun menjelaskan saat ini pasien masih dilakukan perawatan dan isolasi secara mandiri.
“Sembilan orang masih di rawat di rumah sakit,” jelas Sandri, Sabtu (5/2) malam.
Dikatakan Sandri, peningkatan kasus ini melalui temuan dari hasil tracking yang dilakukan terhadap orang yang berkaitan erat pasien sebelumnya.
“Minimal itu telah kita lakukan tracking 14 orang per pasien,”katanya.
Sebelumnya temuan kasus didapatkan melalui pendatang, dimana saat ingin kembali ke daerah asal ditemukan positif.
“Pendatang dari luar, saat ingin kembali di tes ternyata positif Covid-19,”ujarnya.
Sandri menuturkan saat ini Tanjungpinang berada pada PPKM Level I.
“Kita masih level satu ya, zonanya kuning tapi jangan lalai Prokes harus dijaga,” imbuhnya.
Di tanya mengenai larangan pemberian vaksin Sinovac terhadap yang bukan anak usia 6-11 tahun, Sandri menerangkan untuk dewasa dapat diberikan vaksin jenis lain. Diantaranya Prizer atau Astrazeneca.
“Solusinya kita bisa dengan astrazeneca atau pfizer,”ucapnya.
Dikatakan Sandri, Vaksinasi untuk usia 6-11 tahun maupun dewasa tetap dilaksanakan terus sampai terbentuk kekebalan tubuh di tengah masyarakat.
“Di Faskes yang ada seperti sebelumnya masih dilakukan vaksinasi,” ungkap Sandri.
Ditambahkan Sandri, capaian vaksin untuk anak usia 6-11 tahun di Kota Tanjungpinang sudah mencapai 87 persen untuk Dosis 1 dan 57,17 persen untuk Dosis 2. (Helen)
Redaktur : Desi






































