
TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Riau, Muhammad Hasbi mengimbau masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan saat mudik Lebaran 2022.
Saat mudik, masyarakat diminta menjaga jarak, mengenakan masker, membawa hand sanitizer, dan mengikuti vaksinasi booster atau dosis ketiga.
“Mudik silahkan, tapi lakukan protokol kesehatan, yang belum booster silahkan booster,” katanya, Senin (25/4/2022).
Hasbi menjelaskan, saat ini, kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan sudah mulai menurun.
Ia pun berharap, kesadaran protokol kesehatan semakin meningkat menyusul kebijakan pemerintah yang memperbolehkan mudik Lebaran.
“Pakai masker ini memang sesak nafas dibuatnya, namun kan bagaimana ini harus kita jalankan untuk mengantisipasi kasus baru,” ujarnya.
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad menuturkan, dengan protokol kesehatan yang ketat, penambahan kasus Covid-19 bisa ditekan.
Ia pun meminta agar ASN tidak melakukan open house saat Idul Fitri 1443 Hijriah dan melarang masyarakat melaksanakan takbiran keliling.
“Indikasi perkembangan hariannya kan tidak terlalu mengkhawatirkan, tapi kita tetap waspada karena memadamkan api yang besar itu tidak mudah,” tuturnya.
Bupati Bintan dua periode itu menambahkan, Pemprov Kepri tengah berupaya menghapuskan kewajiban antigen bagi masyarakat yang ingin mudik.
Penghapusan antigen ini akan berlaku bagi masyarakat yang ingin mudik dalam Provinsi Kepulauan Riau.
“Saya lagi minta Dinas Perhubungan untuk merubah lagi untuk antar pulau supaya tidak menggunakan antigen,” tambahnya.
(Helen)
Editor: Nuel












































