Belasan mahasiswa PMII Tanjungpinang-Bintan menggelar aksi di depan Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Senin (16/10/2023). F:Sijoritoday.com/ Immanuel Patar Mangaraja Aruan

TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Belasan mahasiswa yang tergabung dalam PMII Tanjungpinang-Bintan menggelar aksi di depan Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Senin (16/10/2023).

Orator aksi, Ridho Al Waliyu mengatakan, mahasiswa membawa dua tuntutan berkaitan dengan pembangunan Jembatan Flyover Simpang Ramayana dan beasiswa Baznas Kepri.

“Katanya jembatan itu solusi untuk kemacetan, tapi kami melihat tidak ada kemacetan disitu. Kita melihat ada kemacetan di Batu 6, Batu 7, dan Batu 9,” katanya, Senin (16/10/2023).

Ridho menuturkan, Flyover Simpang Ramayana telah mengalami keretakan, padahal direncanakan menjadi destinasi wisata.

“Sejak kapan flyover itu dijadikan destinasi wisata, dan kenapa belum satu tahun sudah mengalami keretakan,” tuturnya.

Sementara itu, soal beasiswa, Ridho menduga ada pemotongan anggaran yang dilakukan oleh Baznas Kepri.

Menurutnya, beasiswa yang seharusnya Rp5 juta per mahasiswa dipotong menjadi Rp2 juta per mahasiswa.

“Beasiswa Baznas turun dua kali tapi tidak sesuai dengan anggarannya. Yang turun seharusnya 5 juta tapi teman-teman menerima 2 juta,” imbuhnya.

Penulis: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here