NATUNA,SIJORITODAY.com – Tim auditor dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) melakukan audit terhadap Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kabupaten Natuna.
Audit yang berlangsung selama lebih dari sepekan ini meninjau berbagai aspek teknis dan operasional, termasuk efektivitas distribusi serta kualitas air bersih.
Dalam hasil audit sementara, BPKP mengungkap adanya potensi risiko sebesar 70 persen terhadap ketidakterjangkauan air bersih bagi masyarakat.
Temuan ini mencakup beberapa persoalan seperti kebocoran jaringan, keterbatasan pasokan air baku, hingga efisiensi distribusi yang dinilai masih bisa ditingkatkan.
Selain itu, kualitas kebersihan air di beberapa titik distribusi dilaporkan belum sepenuhnya memenuhi standar yang ditetapkan.
Hal ini menjadi perhatian khusus mengingat air bersih merupakan kebutuhan mendasar bagi masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Direktur PDAM Tirta Nusa Natuna, Zaharudin menyatakan menyambut baik audit yang dilakukan BPKP sebagai bagian dari evaluasi dan perbaikan berkelanjutan.
“Kami mengapresiasi pendampingan BPKP. Temuan ini menjadi masukan penting bagi kami untuk meningkatkan layanan air bersih, baik dari sisi kualitas maupun cakupan distribusi,” ujarnya.
PDAM Natuna juga menyatakan telah menyusun sejumlah langkah perbaikan, termasuk peremajaan jaringan distribusi dan peningkatan kapasitas produksi air bersih.
Pihaknya berharap, dengan dukungan berbagai pemangku kepentingan, layanan air bersih di Natuna dapat terus ditingkatkan.
Sementara itu, BPKP menegaskan bahwa audit ini bersifat pendampingan dan bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memberikan masukan strategis guna mendorong tata kelola SPAM yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel.
BPKP merekomendasikan pemerintah dan PDAM harus memperluas layanan juga meningkatkan pelayanan sambungan rumah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat
Dengan audit ini, diharapkan pengelolaan air bersih di Natuna dapat terus berkembang demi mendukung kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.
Penulis: Evan
Editor: Nuel







































