
PEKANBARU,SIJORITODAY.com – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIX/Trikora, Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo meresmikan Padepokan Pencak Silat Militer (PSM) Kodam XIX/TT di Lapangan Pancasila, Jalan Dr. Sutomo, Kelurahan Suka Mulya, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru, Jumat (30/1/26) sore.
Kegiatan ini sekaligus menutup kegiatan Latihan Kader dan Keterampilan (Latkadertih) Pencak Silat Militer tersebar Kodam XIX/TT Tahun Anggaran 2026.
Peresmian Padepokan Pencak Silat Militer Kodam XIX/TT yang ditandai dengan penandatanganan prasasti serta pengguntingan pita oleh Pangdam XIX/TT.
Usai peresmian, pria lulusan Akmil 1995 ini beserta rombongan melakukan peninjauan langsung ke dalam padepokan sebagai sarana pembinaan dan pengembangan pencak silat militer di lingkungan Kodam XIX/TT.
Agus menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan Latkadertih Pencak Silat Militer dan peresmian Padepokan PSM Kodam XIX/TT dalam keadaan aman dan lancar.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian penting dari pembinaan satuan dalam rangka membentuk prajurit TNI AD yang tangguh secara fisik, matang secara mental, disiplin, serta memiliki jati diri sebagai prajurit pejuang.
“Pencak silat militer bukan sekadar keterampilan bela diri, tetapi juga sarana pembentukan karakter, pengendalian diri, sportivitas, serta semangat pantang menyerah. Nilai-nilai inilah yang harus terus ditanamkan kepada setiap prajurit dalam mendukung pelaksanaan tugas,” tegasnya.
Orang nomor satu di Makodam XIX/Tuanku Tambusai ini juga memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pelatih, instruktur, seluruh peserta yang telah mengikuti Latkadertih dengan penuh semangat, disiplin dan tanggung jawab.
Ia berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama latihan dapat menjadi bekal berharga untuk meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan prajurit dalam menghadapi tantangan tugas ke depan.
Seiring dengan penutupan latihan, Pangdam menegaskan bahwa peresmian Gedung Padepokan Pencak Silat Militer diharapkan menjadi pusat pembinaan, pelestarian dan pengembangan pencak silat militer, sekaligus simbol komitmen Kodam XIX/TT dalam menjaga serta mengembangkan warisan budaya bangsa yang telah diadaptasi sebagai bagian dari sistem pembinaan prajurit TNI AD.
“Manfaatkan padepokan ini secara optimal, tidak hanya sebagai tempat latihan, tetapi juga sebagai wadah untuk membangun kebersamaan, soliditas, dan semangat juang prajurit,” pesan Pangdam kepada seluruh prajurit.
Penulis: Superleni
Editor: Nuel








































