Gula Rafinasi untuk kebutuhan industri bererdar bebas di pasar-pasar konsumen rumah tangga. Foto : ist/ST

BATAM, SIJORI TODAY, com — Masyarakat kota Batam mesti waspada terhadap peredaran gula rafinasi. Gula untuk keperluan industri telah diedarkan salah satu distributor yang berlokasi di Batu Ampar ke pedagang grosir dan  pasar tradisional untuk di konsumsi masyarakat.

Berdasarkan SK Menperindag No 527/MPT/KET/9/2004 gula rafinasi dilarang dijual belikan secara bebas di toko, grosir, ritel dan pasar tradisional. Gula rafinasi tidak bisa dikonsumsi langsung hanya diperuntukkan bagi industri.

Menurut salah seorang supervisor distributor sembako inisial SH, sudah lama gula rafinasi beredar di Batam yang disalurkan oleh salah satu distributor di Batuampar.  Gula rafinasi sangat diminati karena harganya lebih murah dibandingkan gula murni. Salah satu grosir di Punggur bahkan sanggup menampung 200 sak gula rafinasi.

“Sudah lama beredar di Batam, saat ini kemasan malah diganti karena pernah heboh diberitakan media,” Kata SH, Sabtu(05/02).

Dari pantau sijoritoday.com gula rafinasi sudah dijual bebas di pasar-pasar seperti di Punggur, Botania bahkan sampai daerah Batuaji.

Gula rafinasi dapat digunakan sesuai ketentuan Permendag nomor 111 tahun 2009. Penjualan dan penyaluran hanya melalui distributor yang telah ditunjuk. Gula rafinasi tidak dapat diperjual belikan secara bebas di pasar konsumen rumah tangga, dalam aturan ditegaskan jika ditemukan dijual bebas di pasar wajib ditarik pemerintah setempat.

Sementara itu, Kepala Disperindag Kota Batam Rudi Syakerti yang dijumpai diruangannya beberapa waktu lalu mengakui gula rafinasi memang tidak boleh beradar di pasar karena gula rafinasi hanya diperuntukkan bagi kebutuhan industri.

Namun Kepala Disperindag berdalih, beberapa waktu lalu sudah dilakukan penelusuran ke pasar-pasar tradisional tetapi saat tim Disperindag turun barang tersebut serentak hilang dipasaran.

“Tetapi, imbuhnya, kami akan selalu terus melakukan pemantauan serta akan mencari distributornya dan nanti akan kami kumpulkan,” Ujar Rudi Syakrti.

Kepala Disperindag kota Batam berjanji jika diketahui siapa yang menyalurkan gula rafinasi dengan sengaja ke masyarakat  akan diberikan sangsi sesuai aturan berlaku.

Penulis : pet

1 KOMENTAR

  1. Mudah mudahan keberadaan APEGTI KEPRI sebagai mitra pemerintah bisa membantu masyarakat untuk mengatasi gula rafinasi yg beredar dilapangan. Kami berharap pemerintah terkait dan media bisa bekerja sama. Terima kasih wa 0819675969

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here