2 Kapal bermuatan barang impor ilegal ditangkap Lantamal IV Tanjungpinang,. Kapal disebutkan milik Aceng dan Ahang, Minggu (20/3)

TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com– – Dua kapal penyeludup barang-barang impor asal Singapura ditangkap patroli Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut, Tanjungpinang, Minggu (20/3). Kedua kapal milik Aceng dan Ahang tersebut selama ini dikenal sebagai pelaku penyeludupan.

Kedua kapal masing-masing Kapal Motor Kawal Bahari-1 dan Kapal Motor Kharisma Indah. Keduanya ditangkap kapal patroli Lantamal IV di lokasi berbeda. KM Bahari-1 ditangkap di sekitar perairan Kawal, Kabupaten Bintan. Dalam dokumen manifes disebutkan kapal bermuatan Nylon Rope 50 Kg dan Fish Landing Net 58 Kg.

Namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh personil TNI Angkatan Laut, didalam palka kapal ditemukan 3.000 kes minuman kaleng beralkohol dengan merek Tiger, Heineken dan ABC.

Sedangkan KM Kharisma Indah ditangkap di salah satu pelabuhan tikus yang berlokasi di pulau Bayan atau lebih dikenal dengan Rimba Jaya. Setelah dilakukan pemeriksaan didalam palka kapal ditemukan sebanyak 500 karung gula masing-masing seberat 50 kilogram, 1.000 karung beras dengan berat masing-masing 25 kilogram.

Selain itu juga ditemukan bawang butih dan bawang merah, rokok serta sejumlah barang bekas berupa lemari besi, kasur bekas dan kulkas.

Menurut Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut Tanjungpinang, Laksamana Pertama TNI S. Irawan, seluruh barang yang diangkut kedua kapal merasal dari negara tetangga Singapura. Seluruh muatan kapal juga tidak dilengkapi dengan dokumen yang sah.

“Berdasarkan penyelidikan pemilik kapal masing-masing berinisal A dan seluruh barang juga sama dengan pemilik kapal, ujar S. Irawan.

Dikatakan Komandan Lantamal IV pihaknya tidak lagi mentolelir aksi penyeludupan di wilayah Kepulauan Riau. Lantamal IV juga tidak akan bisa diintervensi pihak lain dalam melakukan penyelidikan dan penyidikan kasus ke- 2 kapal tersebut.

Sejumlah penangkapan terhadap aksi penyeludupan dilakukan di Kepulauan Riau, menyusul peryataan Presiden Joko Widodo beberapa hari lalu yang memerintahkan institusi terkait memberantas aksi penyeludupan di wilayah perbatasan dan menindak aparat yang membacking.

Penulis : red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here