Foto : dok

BATAM , SIJORITODAY.com – – Wali Kota Batam, Rudi SE diduga dilaporkan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Penyambung Lidah Rakyat (PLR) dengan dugaan tindak pidana korupsi dana reklamasi di Kota Batam ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Batam.

Informasi yang berhasil dihimpun tidak hanya Rudi selaku Walikota, Kepala Badan Pertanahan Daerah Batam dan Kabag Keuangan Pemko Batam termasuk pihak yang dilaporkan pada pihak Kejaksaan Negeri Batam.

Adapun dugaan korupsi dana pendapatan hibah reklamasi pantai sebesar Rp 12.347.114.600,- dan lahan lahan yang direlokasikan seluas 2.489.422,92 m2 dikali Rp 5.000 permeter2 selama jangka wakta 30 tahun.

Sumber yang dapat dipercaya media ini mengatakan, adanya laporan LSM Penyambung Lidah Rakyat dibenarkan pihak Kejari Batam.

“Benar, Wali Kota Batam periode 2006-2011 dan 2011-2016 dan dua pejabat kota Batam lainnya,” ujar sumber di Kejari kota Batam , pada hari Senin (18/7).

Laporan itu sendiri diterima langsung bagian penerima pengaduan, yang ditanda tangani oleh salah satu staf Kejari Kota Batam, Heshna S.

Hingga berita in dimuat media ini belum berhasil menjumpai pihak-pihak terkait guna Konfirmasi dan Klarafikasi terkait laporan tersebut.

Penulis : ambok akok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here