Mantan Sekda Anambas, Raja Tjelak Nur Djamal dan 2 koruptor lainnya dijebloskan Kajati Kepri ke dalam penjara, Senin (18/7) Foto : ist

TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com — Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau akhirnya jebloskan tiga orang koruptur ke dalam kurungan, Senin (18/7). Salah seorang diantaranya mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Anambas.

Mantan Sekda Anambas, Raja Tjelak Nur Djalal, terlibat dugaan korupsi proyek pengadaan asrama mahasiswa Anambas di Tanjungpinang senilai Rp5 miliar pada APBD tahun 2010.

Kemudian dan dua orang koruptor lainya, tersangka kasus korupsi Dana Bantuan Sosial (Bansos) APBD Batam tahun 2011, berupa bantuan terhadap Persatuan Sepak Bola (PS) Batam senilai Rp715 juta, yakni Rustam Sinaga, manager PS Batam dan Khairullah, selaku Bendahara PS Batam, sekaligus Kabag Keuangan di Pemko Batam.

Pantauan di Kejati Kepri, pada Senin sore, penahanan ketiga koruptor tersebut berjalan lancar. Meski mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian dan kejaksaan.

Ketiga tersangka terlihat berjalan beriringan dari ruangan Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) menuju mobil tahanan yang telah disiagakan Kejati untuk dititipkan ke Rumah Tahanan (Rutan) Tanjungpinang.

Sementara itu, Adpidsus Kajati Kepri, Rahmat monegasken, dari delapan tersangka koruptor baru 3 yang ditahan pihaknya.

“Yang lain menyusul dan juga akan ditahan. Kita tunggu,” kata Rahmad di depan kantor Kejati Kepri di Senggarang, Tanjungpinang.

Namun sayangnya ketiga tersangka kasus korupsi tersebut tidak bersedia memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan.

Raut wajah mereka tampak pucat pasi, setelah mereka dimasukkan kedalam mobil tahanan. Kejati dibantu aparat kepolisian bersenjata lengkap langsung membawa mereka ke Rutan Tanjungpinang.

 

Penulis : Ambok Akok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here