8 orang Komplotan Dabo berhasil diringkus Polisi, Sabtu (30/7). Foto : akok

TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com– -Jajaran Polresta Tanjungpinang menangkap Delapan orang pelaku pencurian dan penadahan kendaraan sepeda motor yang selama ini beraksi di wilayah Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Sabtu (30/07/2016).

Delapan pelaku masing-masing Febrian (23), Dianobia Ocnota Sukma (23), Ramdhan alias Rama (19), Riski Maulan (16), Aksan Syaputra (17), Hajrin alias Jiri (22), Fitrah (23), dan Riko (30). Sementara Feri (22) masih dilakukan pengejaran, dan telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Pelaksana Harian (Plh) Wakapolres Tanjungpinang, Kompol Sujoko mengatakan, dari sembilan pelaku serta 1 pelaku Daftar Pencarian Oorang (DPO) tersebut, merupakan warga pendatang yang berasal dari lain.

“Semua pelaku bukan orang Tanjungpinang, meraka adalah pendatang yang keseluruhannya adalah komplotan, saling mengenal, dan berasal dari Dabo Singkep, Kabupaten Lingga.”ungkapnya.

Awalnya polisi berhasil menangkap pelaku Aksan Syaputra (17), dari hasil pemeriksaan terhadap Aksan Syaputra, penyidik mendapatkan Riski Maulan (16), Ungkap Sujoka kepada pewarta.

Delapan pelaku ditangkap ditempat berbeda-berbeda,  dua diantarannya ditangkap di Jalan Kawal Kijang yakni penadah Riko (30), dan Febrian (23), sementara 6 pelaku lainnya ditangkap di Jalan Anggrek Merah, di Dabo Singkep, dan Kota Batam.

Dari hasil pengembangan terhadap kedua pelaku, lalu dilakukan penangkapan terhadap Hajirin (22) di Dabo Singkep, dengan barang bukti onderdil sepeda motor Honda Beat warna orange,  onderdil  1 (Satu) Unit Honda Beat biru hitam, 1 (Satu) Unit Honda Beat hitam orange, dan Yamaha Scorpio, sementara ditangan AS, 1 (Satu) Unit Sepeda motor Honda Beat warna Hitam.

Sementara barang bukti yang disita poilisi darai tangan penadah berupa
sepeda motor Yamaha Xeon BP 5818 WO dan Honda Karisma BP 2797 RT.

Akibat perbuatannya keenam pelaku dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana 7 tahun penjara, sementara untuk penadah dikenakan pasal 480 dengan ancaman pidana 4 tahun penjara.

Pihak Kepolisian menghimbau kepada seluruh warga masyarakat, agar berhati-hati dalam meletakan kendaraan, sehingga tidak memberikan kesempatan kepada para pelaku kejahatan.

Penulis : Eb

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here