LINGGA, SIJORITODAY.com–¬†Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad) melalui Komandan Satuan Tugas Percepatan Cetak Sawah (Satgas PCS), Brigjen TNI FX Bangun Pratiknyo targetkan sawah seluas 100 Hektare (Ha) yang merupakan kerjasama Ditjen PSP Kementerian Pertanian dan Mabes TNI AD, di Desa Bukit Langkap, Kecamatan Lingga Timur, rampung pada Oktober mendatang.

Menurut perwira tinggi TNI dari Mabesad tersebut, mekanisme kerja pencetakan sawah di Desa Bukit Langkap, diharapkan simultan dengan fase penanaman. Selain itu, nantinya, setiap 5 Ha atau 10 Ha lahan yang sudah tercetak dapat langsung dilakukan penanaman.

“Targetnya Oktober sudah selesai. Pak Adi Pawennari yang akan mengerjakannya. Karena dia sudah punya pengalaman cetak sawah di sana (Sungai Besar Lingga),” ungkap Mantan Danrem 173/PVB Biak, Papua, tersebut saat meninjau lokasi Operasi Khusus (Opsus) percepatan cetak sawah baru di Desa Bukit Langkap, Kamis (18/08) sore kemarin.

Sementara itu, untuk pola pembagian sawah, lanjutnya, juga sudah diatur. Pemerintah Desa sudah membentuk dua Gapoktan, yang mencakup keseluruhan kepala keluarga (KK) di desa tersebut.

“Total keluarga ada 133 KK. Nanti masing-masingnya direncanakan dapat 1 hektar. Kalau yang belum kebagian, diharapkan bersabar. Tahun depan Insyaallah kita lanjutkan lagi. Minimal September nanti sudah tercapai 50 persen, jadi bisa lebih cepat,” terangnya.

Terkait kebutuhan alat berat, dia mengatakan, akan mengerahkan sebanyak 8 unit. Namun untuk sementara ini masih menggunakan 2 unit alat yang tersedia di Lingga.

“Sisanya kita datangkan dari Provinsi. Saya juga sudah berbicara dengan Dirjen Cetak Sawah Kemetrian Pertanian RI untuk segera menghadirkan alsintannya (alat bajak),” tuturnya.

Diharapkannya, dengan sinerginya semua pihak dalam mendukung tercapainya pencetakan sawah ini, akan mempermudah pencapaian keberhasilan. Sementara untuk masyarakat Bukit Langkap, dia mengharapkan, petakan sawah ini jangan hanya di lihat sebagai sawah, karena bisa juga memberikan manfaat lainnya.

“Jangan hanya dilihat sebagai sawah, tapi anak-anaknya itu, seperti beternak bebek, ikan, dan lain sebagainya,” tutupnya.

Pantauan di lapangan, hadir dalam rombongan Satgas PCS Mabes TNI AD saat peninjauan lokasi pencanganan cetak sawah baru di Desa Bukit Langkap tersebut, yaitu, Kolonel Czi I Wayan Aditya, Letkol (Czi) April H, Danramil Daik Lingga, Kapten (Inf) Herwan Saputra, Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Lingga, Rusli Ismail, Asisten II Pemkab Lingga, Kasiman, Kepala Desa Bukit Langkap, Sudarmin dan Inovator pencetakan sawah baru yang memiliki pengaruh besar dunia persawahan di Kabupaten Lingga, yakni, Adi Indra Pawennari.

 
Penulis : Wira

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here