TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Penambang Pompong rute Tanjungpinang – Penyengat ternyata belum jera jeranya memuat penumpang tanpa Alat Keselamatan, hal ini diketahui Pada Senin pagi pukul 07.50 (23/8/2016) terlihat penjaga tiket pompong penyengat menurunkan 22 penumpangnya.

Dengan situasi yang masih mencengkam ditengah tengah masyarakat, sebagaimana telah terjadinya Musibah Pompong Nahas hingga menewaskan 15 orang penumpang belum lama ini.

Seharusnya melihat kejadian tersebut diharapkan masyarakat lebih berwaspada terhadap cuaca maupun saat ingin menyebrang harus mengenakan Alat Keselamatan, demi keselamatan para penumpang.

Namun, ke khawatiran masyarakat pengguna pompong tak didukung oleh penambang pompong dan jajarannya yang seharusnya memberikan Alat Keselamatan kepada setiap penumpangnya.

“Tak ape, laot tenang cuace cerah lagi ni,” ungkap iyan penjaga tiket dengan santai.

Berdasarkan pantauan Terlihat penambang pompong belum juga memberikan Alat keselamatan kepada para penumpangnya.

Masyarakat yang sudah duduk dipompong yang berangkat hanya bisa pasrah, ketika sudah diturunkan kepompong. Upaya pembatalan pemberangkatan juga sudah dilakukan penumpang namun, tak juga digubris oleh tekong pompong dan penjaga tiket.

“Saya duduk dan langsung menghitung penumpang, karna kejadian semalam saya jadi lebih kritis. Ketika saya hitung penumpang dipompong yang kecil ini sebanyak 24 orang dengan tekong,” ucap salah satu penumpang Raja aisyah mutia zhafira.

Untuk menghindari Kejadian yang sama, diharapkan Penerapan disiplin bagi penambang pompong SEGERA dilakukan oleh Instansi terkait, Masyarakat sudah sangat resah dengan perilaku penambang pompong yang ‘nakal’. Agar rasa aman pun bagi penumpang dapat dirasakan.

 
Penulis : Akok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here