LINGGA, SIJORITODAY.com- Masih bergantungnya Kabupaten Lingga terhadap impor buah-buahan dengan daerah lainnya membuat Bupati Lingga, Alias Wello berinisiatif Lingga dapat memutuskan ketergantungan tersebut dan mulai memproduksi sendiri.

Saat kunjungannya ke kebun buah di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Sabtu (08/10) kemarin, Tak tanggung-tanggung, orang nomor satu di Lingga ini langsung memesan 2000 batang bibit jambu batu kristal, 2000 batang bibit jeruk jepang, 1000 batang bibit mangga irwin, 1000 batang bibit mangga gedong gincu, dan 200 batang bibit sirsak.

Sebagaimana informasi yang diperoleh, nantinya semua bibit yang dibelinya tersebut akan ditanam di Tanah Putih, Desa Marok Tua, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga. Bahkan, bupati yang satu ini malah keluarkan uang sendiri untuk mensejahtrakan masyarakatnya.

“Kita tak bisa menunggu dana APBD Lingga. Harus cepat bergerak. Segera kita tanam agar bisa di contoh masyarakat. Itu tujuannya”, ungkap Alias Wello, sebagaimana rillis yang diterima SIJORITODAY.com dari Greos Sumartana Saragih, Minggu (09/10).

Sekarang, masyarakat Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau pada umumnya hingga hari ini masih saja mengkonsumsi buah-buahan hasil budidaya dari luar daerah dan luar negeri. Bahkan harganya tentu saja relatif mahal karena jalur distribusi juga mahal.

Sehingga, tergerak hatinya Bupati Lingga Alias Wello yang saat ini optimis menjadikan Kabupaten kepulauan ini sebagai sentra pangan nasional, juga mengimpikan Lingga menjadi sentra produksi buah-buahan.

 

 

penulis: Wira

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here