TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Dalam memeriahkan Festival Bahari Kepri (FBK) Ratusan Penyair dari Kepulauan Riau (Kepri) menampilkan aksi yang memukau di tengah tengah masyarakat Kota Tanjungpinang, pada Rabu (26/10) malam di Gedung Daerah Tanjungpinang.

Terlihat para penyair silih berganti membacakan puisi andalannya, agar penonton hanyut dengan makna dan artinya, seperti yang dibacakan Abdul Kadir Ibrahim yang merupakan Sekretaris DPRD Kota Tanjungpinang yang berjudul “Doa Mekar Cinta Mekar Langit”

“Kepada ku, kepada ku, cincin akik, cincin akik. Aku berakik, aku berakik,” teriak Akib sapaan akrab Abdul Kadir Ibrahim saat membacakan puisinya.

Usai membaca puisi, Akib mengatakan, makna puisi miliknya merupakan tentang cincin akik, karena cincin akik telah menjadi aksesoris buat masyarakat Indonesia termasuk di Kepri.

“Cincin akik telah menjadi simbol percaya diri, untuk mempesona orang. Saya menulis puisi yang orang belum tulis,” ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Guntur Sakti mengatakan, acara panggung puisi bertujuan untuk mengungkuhkan beranda sastra Indonesia, karena dari Kepri lah terlahir sastrawan ternama di Indonesia.

“Di dalam negeri inilah rahim yang melahirkan sastrawan ternama di Indonesia, seperti, Raja Ali Haji yang telah membuat maha karya, yaitu, Bahasa Indonesia. Makanya kami memberikan ruang kepada penyair Kepri,” ungkapnya.

 

 

Penulis: akok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here