beberapa awak media lokal dan nasional saat berkunjung ke hutan wisata mangrove sungai sebong
Oleh: Ambok Akok
Pimpinan Redaksi
Sejumlah Pengunjung saat ingin memasuki Dermaga Bintan Mangrove
Sejumlah Pengunjung saat ingin memasuki Dermaga Bintan Mangrove

Hutan wisata mangrove dikenal indah dan menjadi objek wisatawan untuk berkunjung melihat-lihat apa saja yang ada di wisata tersebut. Hutan wisata mangrove ini sangat penting apa lagi untuk daerah perpantaian, dan sangat berguna untuk melindungi kawasan pesisir pantai dari abrasi air laut dan juga untuk pengendali banjir saat air laut pasang.

Berdekatan dengan BINTAN LAGOON RESORT (BLR) Hutan wisata mangrove di lokasi Sungai Sebong, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri ini ternyata juga tidak mau kalah keindahannya. Para pengunjung wisatawan dari negara China dan Singapure juga sering berdatangan di wisata ini.

Beberapa Awak Media saat menelusuri Hutan Wisata Mangrove Sungai Sebong. Foto: Akok
Beberapa Awak Media saat menelusuri Hutan Wisata Mangrove Sungai Sebong. Foto: Akok

Sejarahnya, Wisata ini pada zaman perang dunia ke-2 juga dijadikan tempat persembunyian oleh negara-negara asing. Tiga kapal Singapure yang konon dijadikan kapal pengangkut pasir hingga sekarang masih di abadikan kapal itu ditepi sungai Sebong. Berdasarkan penelusuran beberapa awak media lokal maupun nasional beserta pemandu Hutan wisata Mangrove Sungai Sebong yaitu Madi menjelaskan bahwa luas Hutan wisata Mangrove ini mencapai 6,8 Kilometer.

inilah tiga kapal asing yang mengangkut pasir pada zaman perang dunia ke 2
inilah tiga kapal asing yang mengangkut pasir pada zaman perang dunia ke 2

Berbagai Flora dan Fauna yang ada di hutan ini menjadikan kami ingin memotretnya , informasi dari Madi (Pemandu Wisata) bahwa Hewan yang terancam punah di hutan ini adalah Monyet jenis Lutung ,”kemarin saya melihatnya ,sekarang tak nampak lagi, hewan itu cuman ada 1 disini,”kata Madi sembari melihat – lihat ke hutan itu.

monyet yang sedang bermain di hutan wisata mangrove sungai sebong.
monyet yang sedang bermain di hutan wisata mangrove sungai sebong.
Batu Arang Dan Batu Keramat

Batu merupakan benda padat yang terbuat secara alami dari mineral, di hutan wisata Mangrove ini tersimpan juga batu yang cukup lama keberadaan nya yaitu Batu Arang dan Batu Keramat.

inilah Batu Arang yang dikenal berdiri sejak perang dunia ke-2. foto: akok
inilah Batu Arang yang dikenal berdiri sejak perang dunia ke-2. foto: akok
Batu Arang juga dikenal sebagai batu yang berdiri sejak perang dunia ke-2 terjadi ,dulunya batu ini dijadikan oleh penduduk sebagai penyimpanan dan olahan tangkapan ikan yang bentuk nya juga tidak seperti batu yang lainnya, malah Batu ini berbentuk seperti Rumah.
Berbeda dengan hal nya Batu keramat yang terletak tidak jauh dari tepi sungai itu ,warga mempercayai bahwa batu tersebut sangat Keramat,maka itu, diatas batu tersebut terlihat dicacak kain putih, warga setempat juga jadikan tempat sesajen untuk dilakukan persembahan berupa pulut kuning,nasi kuning, telor dan buah-buahan.
Hutan Wisata Mangrove tersebut Tumbuhannya juga memiliki ciri-ciri gabungan dari tumbuhan yang tumbuh di laut dan darat. Akarnya yang menonjol merupakan cara adaptasi tumbuhan tersebut terhadap keadaan tanah yang bersifat anaerob atau sedikit oksigen.

kulit pohon yang merah inilah yang diambil sempelnya dan diriset oleh negara Australia. foto; akok
kulit pohon yang merah inilah yang diambil sempelnya dan diriset oleh negara Australia. foto; akok
Pohon yang berkulit merah ini ternyata telah diambil sampel nya oleh negara Australia untuk di riset apakah dapat menyembuhkan penyakit , kabarnya pohon yang berkulit merah ini bisa dijadikan obat untuk penyakit Demam Malaria juga loh.
Batu Keramat inilah yang sering diberikan sesajen oleh warga setempat. foto: akok
Batu Keramat inilah yang sering diberikan sesajen oleh warga setempat. foto: akok

Dilihat Secara keseluruhan, tempat ini cukup asyik dikunjungi, apalagi saat sore hari menjelang matahari terbenam bisa dijadikan momen untuk berfoto-foto. Semoga pengelola dapat terus mengembangkan hutan mangrove ini menjadi pelindung pesisir sekaligus sebagai tempat wisata untuk warga Kabupaten Bintan.

Jangan Bimbang untuk datang berkunjung bersama sanak saudara atau teman saat liburan tiba, Liburan tidak hanya tentang jalan-jalan yang menyenangkan untuk melepas kepenatan, liburan juga bisa mengandung nilai edukasi. Jika Anda tidak mengetahui dimana Hutan Wisata Mangrove ini, anda bisa datang langsung ke Bintan Lagoon Resort (BLR).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here