BINTAN, SIJORITODAY.com – – Kantor BPN Bintan Km. Jl. Ceruk Ijuk Toapaya Kab. Bintan telah berlangsung Aksi Damai yang dilakukan oleh Warga Perumahan Kijang Permai RT 02/RW10 Kelurahan Kijang Kota yang dipimpin Raja Ismail (Ketua RW) beserta 15 orang massa,Senin (28/11) pukul 10.00 Wib.

Adapun tuntutan Massa, bahwa meminta kepada BPN Bintan untuk meninjau kembali atas terbitnya sertifikat HGB no. 00934 atas nama Sidah dan sertifikat HGB no. 00935 atas nama Eva Defina SE, yang dikeluarkan oleh BPN Kab Bintan tertanggal 13 Mei 2015 lalu.

Berdasarkan Surat dari camat bintan timur no. 650/PMD/229 tentang pungsi pemanfaatan ruang milik jalan (RMJ) 22,5 meter dari AS jalan. Dan Berdasarkan kesepakatan antara developer dan masyarakat lahan tersebut merupakan salah satu fasilitas umum (Tanah Bermain) yang diperuntukan bagi kepentingan masyarakat.

Pengalihan sertifikat induk kepada pihak sidah dan eva deflina tidak ada kejelasan dikarenakan hingga saat ini kopindo selaku Developer sudah tidak ada lagi. Akta jual beli tanggal 29 Oktober 2015 no. 735/2015 dan no. 736/2015 yang dikeluarkan oleh PPAT sutikno SH mohon dipertanggung jawabkan.

Pada Pukul 10.05 Wib, Massa yang dipimpin Raja Ismail (Ketua RW) beserta 10 orang massa diterima oleh Suyudi (Kasi Hak Tanah Dan Pendaftaran Tanah. (HTPT) dan didampingiKapolsek Teluk Bintan Iptu Ngatno, Iptu Afrizal  (KBO Sat Intelkam Polres Bintan).

Adapun hasil diskusi di Kantor BPN Kab. Bintan, Adi Alfani (Ketua RT) menyampaikan tuntutan yang intinya sertifikat yang dimiliki Ibu Sidah keluarnya tahun 2014, “sedangkan saya menjadi RT disana Tahun 2012, yang kami tanyakan kenapa sertifikat tersebut seperti di sulap dan terbit, itu saja yang kami tanyakan,”sebutnya.

Kemudian Raja Ismail (Ketua RW 10) menyampaikan memohon dengan kedatangan pihaknya, untuk mengkaji kembali bagaimana bisa terbitnya surat sertifikat milik Ibu Sidah ini.

Tidak hanya itu, Herman (Warga) juga menyampaikan tuntutan yang mana dirinya yang berada langsung di posisi pembangunan Ibu Sidah bahwa diposisi tersebut banyak sekali permasalahan, dari jalan raya maupun bangunan juga sudah tidak sesuai, “kami hanya meminta agar pihak BPN melakukan peninjauan kembali,”pintanya.

Mendengar hal itu, Suyudi (Kasi Hak Tanah Dan Pendaftaran Tanah. (HTPT) menyampaikan sangat berterima kasih kepada pak RT.

“Saya belum bisa menjawab, saya hanya bisa menyampaikan kepada pimpinan karena pimpinan sedang berada di luar kota,”paparnya.

Lanjut Suyudi, pihaknya akan melakukan pengecekan ke lapangan, dan aspirasi dari warga yang melakukan orasi akan disampaikan ke pimpinan BPN yang berhubung sedang berada diluar kota

“Kita akan secepatnya menyelesaikan permasalahan ini,”kata Suyudi.

Sementara,Kapolsek Iptu Ngano meminta kepada rekan- rekannya apa yang disampaikan massa agar di indahkan. Dan meminta kepada massa untuk tidak anarkis dan arogan dalam menyampaikan tuntutannya.

“Seperti kata pihak BPN tadi akan secepatnya menindak lanjuti permasalahan ini, dan kita harus selalu berkordinasi dengan baik,”ucapnya.

Pada Pukul 10.45 Wib, Aksi Damai membubarkan diri dalam keadaan tertib dan aman.

 

 

Penulis: akok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here