BINTAN, SIJORITODAY.com – – Adanya Pembukaan penerimaan tenaga Honorer yang di lakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan belum lama ini,dari Gerakan Pemuda Daerah (Gapura) akan menggelar aksi Unjuk Rasa di kantor Pemkab Bintan pada Senin (19/12) mendatang.

Koordinator Lapangan Gerakan Pemuda Daerah Bambang mengatakan bahwa Dalam amademen Undang-Undang dasar nomor 9 bab X A pasal 28 I ayat (2) secara khusus menguraikan hak konstitusional sebagai warga negara Indonesia untuk dijamin dan dilindungi dari perlakuaan yang bersifat diskriminatif atas dasar apa pun.

Lanjutnya, ditambah dengan eksistensi UU no 39 tentang hak asasi manusia yang tegas memerinci jaminan dan perlindungan negara terhadap semua bentuk praktik diskriminasi dalam berbagai pasal yg tersebar,  dalam penerimaan tenaga honorer yang baru ini terlah terjadi perlakuan diskriminasi oleh bupati bintan terhadap honorer kabupaten bintan yang di wajibkan honorer harus memiliki dan tinggal di kabupaten bintan.

“Padahal, bisa kita liat Bupati dan Wakil Bupati tinggal dan beralamatkan di luar kab. Bintan, dan banyak anggota dewan maupun PNS yang berdomisili di luar bintan, tapi tidak di ambil kebijakan, maka dari itu kami dari gerakan pemuda daerah akan mengadakan aksi pada hari senin-rabu tanggal 19 sampai tanggal 21,” terangnya.

Selain itu, Gapura menuntut dan Mendesak Bupati Bintan agar meminta maaf terhadap masyarakat kepulauan riau khususnya, dan indonesia pada umumnya.

Kemudian Meminta pihak kepolisian agar memeriksa Bupati Bintan atas perihal perlakuan Diskriminasi terhadap masyarakat dan Meminta Bupati dan Wakil Bupati Bintan untuk mengundurkan diri karena telah melakukan Diskriminasi.

“Kami menilai komisi 1 DPRD bintan tidak paham tentang aturan sehingga membenarkan kebijakan Pemkab Bintan,”tukasnya.

Sambung Bambang, setelah aksi hari senin mendatang dilakukan kemudian pihaknya dari Gerakan Pemuda Daerah akan menyurati Komnas Ham dan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait hal tersebut.

Terkait hal ini, Bupati Bintan dan Wakil Bupati Bintan beserta anggota komisi 1 DPRD Bintan hingga kini belum berhasil dimintai keterangan nya.

 

Penulis: akok

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here