TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.Com – – Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian akan berkunjung ke Pulau Penyengat, pada Sabtu (21/1) sekitar pukul 08.00 wib. Dalam kunjungan orang nomor satu dijajaran Polri ini akan diberikan penganugerahaan Darjah kebesaran Kerajaan Riau Lingga tahun 1438 H/2017.

Pemerhati Sejarah Kesultanan Riau Lingga Endri Sanopaka berharap dengan mendapatkan gelar penganugerahaan Darjah kebesaran Kerajaan Riau Lingga kepada Jendral Polisi Tito Karnavian tidak malah melecehkan beliau sendiri, karena diberikan tidak dari sebuah institusi kesultanan yang sebenarnya.

“tapi hanya dari sebuah organisasi kemasyarakatan. Beliau sudah punya pangkat dan jabatan yang resmi dari negara yaitu sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia, yang memang merupakan institusi negara,”pungkasnya.

Sedangkan, lanjut Endri, jika melihat pada undangan yang disebarkan oleh Gubernur Kepri menyebutkan penganugerahan dari Kerajaan Riau Lingga. Namun, saat ini Kerajaan Riau Lingga belum terwujud, meskipun pada masa lalu nya pernah ada.

“Pada masa lalu pun namanya Kesultanan Riau Lingga bukan kerajaan.  Jika institusi kesultanannya saja belum ada lalu siapa yang menjadi sultan ataupun rajanya?,”Tanya nya.

Diceritakan Endrik, Pada masa lalu pengangkatan jabatan pembesar istana dilakukan oleh Sultan kepada orang yang dipercayainya dan biasanya masih ada hubungan kekerabatan, seperti jabatan bendahara,temenggung.

Sedangkan jabatan laksamana, hulubalang diberikan kepada orang yang layak karena dianggap punya kapasitas dalam mempertahankan kedaulatan kesultanan.

“Kira kira jenderal Tito bersedia atau tidak memperjuangkan kembali tegaknya kesultanan Riau Lingga ditengah maraknya isu makar yang dia lontarkan sendiri kepada kelompok kelompok tertentu,”sebutnya.

“Karena itu konsekuensi dari penganugerahan yang diberikan pada masa lalu jika amanah dan kepercayaan itu tidak dapat dilaksanakan maka jatuhlah hukuman sultan,”tambah Endrik yang juga sebagai ketua Stisipol Raja Haji Tanjungpinang.

Sementara ,diketahui Pada 09/06/2013, Gelar kebesaran Kerajaan Riau Lingga telah dianugerahkan kepada beberapa orang tokoh di Provinsi Kepri serta lain nya dengan Gelar Datok Wira Dana Mahkota, dan telah dianugerahkan kepada:-

1. Bapak Lis Darmansyah, Walikota Tanjung Pinang.

2. Raja Abdul Aziz, mantan Sekda Kepri dan Walikota Batam

3. Tengku Tenas Effendi Budayawan Melayu dan Ketua Lembaga Adat Melayu Riau

4. Bapak Rida K Liamsi, tokoh pers Kepri.

5. Mayor Jenderal M Nasir juga anak jati Desa Sei Buluh Kecamatan Singkep Barat, Lingga

6. Bapak Rusli Zainal Gubernur Riau anak jati Tanjungbatu Karimun.

7. Brigadir Jenderal Polisi Raja Erisman.

8. Raja Mansyur Raja Razak, tokoh masyarakat.

9. Bapak Muhammad Rudi, wakil Walikota Batam.

10. Dato Nazri Kamal, Presiden Persatuan Kebajikan Zuriat Keturunan Pusaka Bentan Malaysia.

Serta beberapa orang lagi…

Pemberian anugerah kebesaran itu, juga sesuai dengan Undang-Undang Nomor 11 tahun 2007 yang diperkuat dengan Kepres Nomor 53 tahun 2012 tentang Pembentukan Keraton-Raja di Indonesia.

 

Penulis: akok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here