Aksi protes warga Kampung Harapan Swadaya Bengkong dihadapan Juru Sita Pengadilan Negeri Batam, Rabu (1/3). Foto : putra

BATAM, SIJORITODAY.com– -Warga Kampung Harapan Swadaya Bengkong melakukan aksi protes terhadap pihak Pengadilan Negeri Batam. Aksi protes tersebut dilayangkan akan adanya rencana bangunan sekolah akan digusur petugas Tim Terpadu, Rabu (01/03).

Ditengah-tengah aktivitas petugas menertibkan 110 bangunan yang berdiri diatas lahan milik PT. Kencana Raya Maju Jaya. Juru Sita Pengadilan Negeri Batam, Basia Ginting didatangi oleh puluhan warga. Warga mempertanyakan sekolah yang seharusnya tidak masuk dalam daftar rencananya juga akan penertiban pihak berwenang.

“Katanya sekolah tidak di gusur ini kok malah di gusur. Gimana ini pak? yang adil dong. Kasihan anak-anak yang mau sekolah,” ungkap Hasan perwakilan warga sembari bertanya kepada perwakilan PN Batam dengan nada kesal.

Sementara itu, Basia Ginting menjelaskan, saat ini tempat ibadah Gereja, Panti Asuhan, Sekolah, serta fasilitas umum lainnya tidak termasuk bangunan yang tertibkan dengan syarat proses eksekusi hari ini berjalan lancar tanpa perlawanan dari warga.

“Saat ini beberapa bangunan yang menjadi prioritas tidak diratakan. Namun kedepannya pasti kita tertibkan,” jelas Basia.

Pantauan sijoritoday.com dilokasi hingga pukul 12.00 WIB, tampak bangunan sekolah, bangunan panti asuhan serta gereja terlihat masih kokoh berdiri dibalik puing-puing reruntuhan bangunan lain di Kampung Harapan Swadaya Bengkong, kota Batam.

Penulis : Putra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here