TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.Com – – Kapolda Kepri Irjen Pol. Sam Budigusdian menjelaskan terkait dua orang yang ditangkap jajaran Polres Bintan di Hotel Confort belum lama ini, berawal dari informasi dari masyarakat  bahwa di Desa berakit Kecamatan Teluk Sebong Kabupaten Bintan, ada satu unit mobil Avanza warna Biru yang diduga membawa Narkotika dengan tujuan Pelabuhan Sri Bintan Kijang Kecamatan Bintan Timur Kabupaten Bintan dengan tujuan Tanjung Priuk (Jakarta).

“Berdasarkan informasi tersebut anggota Satresnarkoba Polres Bintan melakukan penyelidikan dan didapati informasi narkotika yang berada di Mobil Avanza warna biru tersebut sudah dipindahkan ke Mobil Toyota Yaris warna Putih,” Jelas Kapolda Kepri, Senin (20/03) di Polsek Gunung Kijang, Kabupaten Bintan.

Lanjutnya, berbekal informasi tersebut dilakukan penyelidikan diseputaran Kijang Kecamatan Bintan Timur Kabupaten Bintan hingga ke kota Tanjungpinang dan pada hari Rabu tanggal 15 Maret 2017 sekira pukul 20.00 wib ditemukan Mobil Toyota Yaris warna Putih diparkiran belakang Hotel Halim yang terletak di KM 6 Tanjungpinang.

Anggota Satresnarkoba Polres Bintan terus mengawasi mobil tersebut, pada hari Kamis tanggal 16 Maret 2017 sekira pukul 09.00 Wib pelaku yang menggunakan mobil tersebut pindah ke Hotel Comfort yang berada di KM 10 Tanjungpinang dan mobil tersebut diparkirkan di parkiran tidak jauh dari kamar hotel.

Kemudian, anggota Satresnarkoba Polres Bintan terus mengamati mobil tersebut dan pada hari Jumat tanggal 17 Maret 2017 sekira pukul 17.00 wib pada saat mobil Yaris tersebut hendak keluar dari Parkiran Hotel, anggota Satresnarkoba mendekati dan melakukan penyergapan dan memerintahkan pengemudi mobil untuk keluar dan satu orang teman pengemudi yang berada di Lobby Hotel dibawa ke mobil dan memerintahkan untuk membuka Bagasi Mobil yang disaksikan oleh Karyawan Hotel Comfort Tanjungpinang.

“Pada saat dibuka, ditemukan 2 (dua) Koper warna Hitam. Dan pada saat kedua koper tersebut dibuka, 1 (satu) koper berisi 11 (sebelas) paket besar yang diduga sabu-sabu, 1 (satu) koper lagi berisi 10 (sepuluh) paket besar yang diduga sabu dan 1 (satu) kantong plastik yang diduga Pil Ekstasi warna Orange dan Biru,” paparnya.

Selanjutnya, pelaku dan Barang Bukti dibawa ke Polres Bintan dan dilakukan introgasi pelaku berinisial S dan AY alias Y, yang berasal dari Sampang Madura, pelaku juga mengakui barang yang diduga Narkotika tersebut milik saudara K yang sekarang masih DPO yang berada di Sampit (Kalimantan Tengah), pelaku mengakui hanya sebagai orang yang disuruh membawa dan mendapatkan upah Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah) perorang.

“Pelaku juga mengakui bahwa sebelumnya sudah 2 (dua) kali membawa Narkotika ke Tanjung Priuk melalui pelabuhan Sri Bintan Kijang Kabupaten Bintan,”imbuhnya.

Adapun Barang Bukti yang berhasil di amankan antara lain, 21 (dua puluh satu ) paket besar Narkotika diduga jenis Sabu, 2 (dua) paket berisi narkotika jenis akstasi dengan rincian :

– 1 (satu) paket berjumlah 495 (empat ratus sembilan puluh lima) butir warna jingga/orange;

–   1 (satu) paket berjumlah 510 (lima ratus sepuluh) butir warna biru.

1 (satu) unit mobil merk toyota yaris warna putih.

2 (dua) buah koper warna hitam.

4 (empat) unit Handphone.

Kedua tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (Akok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here